mhnews.id.- Pendukung Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo harusnya bergembira karena sosok kesayangannya akhirnya dideklarasikan sebagai calon presiden (capres) dalam pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang.
Meskipun yang mendeklarasikan Ganjar Pranowo bukan PDI-P, akan tetapi cukuplah membuktikan bahwa ada partai lain yang percaya bahwa Gubernur Jawa Tengah ini memiliki kelayakan memimpin Indonesia tahun 2024 untuk melanjutkan kerja Presiden Joko Widodo.
Adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mendeklarasikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024. PSI mengklain keputusan mendeklarasikan Ganjar Pranowo ini merupakan hasil Rembuk Rakyat.
Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, mengeklaim bahwa terpilihnya nama Ganjar merupakan hasil forum Rembuk Rakyat yang sudah diselenggarakan sejak akhir Februari 2022.
Ditegaskan, Rembuk Rakyat ini untuk menjaring capres untuk melanjutkan kepemimpinan Joko Widodo, dilakukan oleh dewan pimpinan pusat dan pengurus daerah bertemu dengan para tokoh di daerah untuk mendengar aspirasi soal calon presiden.
“Dari hasil Rembuk Rakyat itu, kami mengumumkan bahwa Partai Solidaritas Indonesia mencalonkan Pak Ganjar Pranowo sebagai calon presiden PSI di tahun 2024,” kata Grace dalam konferensi pers, Senin (3/10/2022) sore.
“Sejak awal, Pak Ganjar atau akrab kami sapa Mas Ganjar, unggul dibandingkan kandidat lainnya,” lanjutnya. Hasil survey Indikator Politik Indonesia pun menguatkan keyakinan PSI. Dalam survey terbaru elektabilitas Ganjar menduduki posisi pertama dengan 29,00 persen.
Sementara Prabowo pada posisi kedua dengan 19, 6 persen dan pada urutan ketiga Anies Baswedan dengan hanya meraih 17,4 persen. Survey ini dilakukan pada 13-20 September 2022 dengan sampel sebanyak 1.220 orang dari seluruh provinsi.
Melansir Kompas.com, PSI mengeklaim, ada 9 nama kandidat yang muncul dari hasil Rembuk Rakyat, termasuk nama Mahfud MD, Tito Karnavian, hingga Erick Thohir dan Sri Mulyani, minus nama Anies Baswedan.
Ganjar merupakan calon terbaik karena memiliki visi kebangsaan dan kebinekaan yang sama dengan yang diperjuangkan PSI. “PSI melihat Mas Ganjar sosok paling pas untuk melanjutkan kerja yang sudah dilakukan Pak Jokowi dalam memajukan Indonesia,” ujar dia.
“Ini adalah capres 2024 pilihan rakyat lewat Rembuk Rakyat, bukan keinginan dari elite PSI, dan keinginan rakyat itu seusai dengan hati nurani kami juga di PSI,” imbuh Grace.
Grace juga menilai bahwa Ganjar politisi yang merakyat serta mengerti aspirasi dan pola komunikasi kaum muda, terbukti dari cara politikus PDI-P itu mengoptimalkan penggunaan media sosialnya.
“Meskipun memang Mas Ganjar bukan kader PSI, tetapi PSI berkomitmen mendukung kandidat terbaik,” pungkasnya. Grace juga mendeklarasikan calon wakil presiden yang akan mereka dukung pada 2024, yakni putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid.
Penulis: Wawan Idris




