MHNEWS.id.- Politisi Partai Demokrat, Herman Khaeron menilai luar biasa terhadap kumpulan generasi muda yang bertekad untuk memenangkan pasangan Capres-cawapres Prabowo-Gibran.

Kumpulan generasi muda dimaksud tidak lain merupakan relawan muda yang tergabung dalam Pantura Dukung Gibran (Pandugi).

“Pandugi punya tekad besar untuk bisa memenangkan Prabowo-Gibran dalam satu putaran,” kata Herman Khairon usai pertemuan dengan Pandugi yang bertajuk ‘Kolaborasi Antar Generasi Menjemput Indonesia Emas 2045’ di MM Entertainment, Indramayu, Sabtu (27/1/2024).

Menurutnya, Pandugi melihat ada masa lebih baik pada Prabowo-Gibran. Sebab, pasangan Capres-cawapres nomor urut dua itu merupakan kolaborasi antar generasi yang akan menjadi kekuatan bangsa ke depan. “Akan membawa Indonesia Emas tahun 2045,” kata anggota DPR RI ini.

Ia juga mengatakan bahwa optimisme mereka pun didasari berbagai program yang sangat tepat yang telah dipersiapkan pasangan Prabowo-Gibran. “Memberikan daya tarik kepada masyarakat itu harus realistis. Jangan retorik, jangan juga normatif. Harus jelas,” ujarnya.

Dicontohkan, program sembako yang digandrungi masyarakat harus disampaikan bahwa program tersebut akan dilanjutkan.

Sebab, pada intinya visi dan misi Prabowo Subianto akan melanjutkan dan memperbaiki atau menyempurnakan yang telah ada pada kepemimpinan presiden-presiden sebelumnya.

Bahkan, ada program inisiatif baru yang menjadi unggulan yaitu makan siang dan minum susu gratis bagi siswa dan santri.

“Sehingga apa-apa yang dilakukan presiden-presiden sebelumnya, termasuk di dalamnya Presiden SBY, Presiden Jokowi itu akan dilanjutkan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pandugi, Ahmad Dasuki menitipkan harapan pemuda Pantura ke pundak Gibran Rakabuming Raka. Harapannya, yaitu pasangan Capres Prabowo Subianto itu menjadi wakil presiden yang amanah dan benar-benar menuju Indonesia Emas.

“Jadi, kolaborasi antar generasi yang benar-benar sangat kami harapkan sekali. Pak Prabowonya yang mewakili usia yang lebih sepuh, Mas Gibrannya mewakili usia muda,” ucapnya.

“Kita lagi menikmati bonus demografi. Nah kita-kita inilah yang sedang menikmati dan meniti bagaimana caranya menuju Indonesia Emas itu akan gemilang. Jangan sampai, begitu 2045, kita masih saja wacana bonus demografi,” tambahnya.

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris