MHNEWS.ID.- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indramayu memanfaatkan momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dengan melakukan aksi menanam.

Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud menjaga ketahanan pangan di daerah sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. HPN sendiri jatuh pada 9 Februari mendatang 2026.

Dalam momentum ini, PWI Indramayu menggandeng Baharkam Mabes Polri, Polres Indramayu, Forum Komunikasi Doa Bersama (FKDB), dan PT Sumaterako selaku pemilik lahan yang akan ditanami tanaman pangan seperti jagung, kedelai, dan tanaman padi.

Ketua PWI Indramayu, Dedy S. Musashi didampingi Sekretaris, Cipyadi bersama Ketua FKDB, Mulyadi, tokoh petani Indramayu, Warsim, dan perwakilan dari PT Sumaterako melakukan peninjauan lokasi lahan di Desa Santing, Kecamatan Losarang yang akan ditanami tanaman pangan.

Dari hasil peninjauan tersebut, petugas dari Dinas Pertanian melakukan pengecekan terhadap unsur PH tanah, dan kadar NaCl.

“Alhamdulillah di lahan ini sangat cocok dijadikan lahan budidaya tanaman pangan penopang ketahanan pangan seperti jagung, kedelai, dan tanaman padi,” jelas Jajang, petugas pertanian, Jumat (16/1/2026).

Lahan seluas 9 hektar milik PT Sumaterako yang terletak di Desa Santing ini dalam waktu dekat akan ditanami tanaman pangan seperti tanaman padi kualitas unggul atau premium, jagung, dan tanaman kedelai.

Ketua Forum Komunikasi Doa Bersama (FKDB), Mulyadi mengatakan aksi menjaga ketahanan pangan ini akan terus digelar sesuai arahan Presiden Prabowo, dimana tidak boleh ada sejengkal lahanpun yang tidak termanfaatkan untuk kepentingan rakyat.

Karena itu, pihaknya akan mengerahkan petani yang tergabung dalam Komunitas Wong Dermayu dan para jurnalis yang tergabung dalam wadah PWI Indramayu untuk bersama-sama terjun ke sawah menanam tanaman pangan.

“Momentum HPN PWI Kabupaten Indramayu ini kita ajak jurnalis untuk menanam tanaman pangan, sehingga pesan presiden untuk tidak import kebutuhan pangan semakin nyata,” jelas Mulyadi.

Ketua PWI Indramayu, Dedy Musashi didampingi Sekretaris PWI, Cipyadi menyambut baik ajakan instusi Polri dan FKDB untuk turun ke sawah menanam tanaman pangan di lahan seluas 9 hektar tersebut.

“Ini momentum HPN yang pertama di Indonesia, dimana jurnalis diajak menjaga ketahanan pangan dengan turun ke sawah untuk menanam,” jelas Dedy Musashi.

Dedy juga akan mengajak jurnalis yang ada di sekitar lahan milik PT Sumaterako untuk bersama-sama turun ke sawah.

“Nanti saya ajak dan informasikan ke temen-temen jurnalis yang ada di Losarang dan sekitarnya untuk sama-sama menanam. Intinya ini momentum tepat di Hari Pers Nasional,” jelas Dedy.

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris