mhnews.id.- Di tengah kebijakannya yang kontroversi, Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MbS) justru oleh Inggris dianggap sebagai pahlawan karena berperan dalam pembebasan tahanan asing.
Inggris sangat berterima kasih atas peran Pangeran MbS dalam pembebasan 10 tahanan asing termasuk warga negaranya. Ucapan terima kasih itu disampaikan langsung Perdana Menteri (PM) Inggris Liz Truss via panggilan telepon pada Senin (26/9) waktu setempat.
Pangeran MbS dianggap bereparan besar dalam pembebasan 10 tahanan asing, sebagai bagian dari pertukaran tahanan antara Rusia dan Ukraina
Melansir detik.com dari kantor berita Saudi Press Agency (SPA) dan Al-Arabiya, Selasa (27/9/2022), upaya mediasi Putra Mahkota Saudi berhasil membuahkan kedatangan 10 tahanan asing, termasuk warga negara Inggris dan Amerika, ke Arab Saudi pekan lalu.
“Perdana Menteri berterima kasih kepada Putra Mahkota atas peran pribadinya dalam pembebasan lima warga Inggris yang ditahan pasukan Rusia di Ukraina Timur,” ujar juru bicara kantor PM Inggris, Downing Street dalam sebuah pernyataan.
SPA melaporkan, dalam percakapan via telepon itu, Putra Mahkota Saudi dan Truss juga “membahas hubungan bilateral dan cara-cara untuk mengembangkannya dalam kerangka Dewan Kemitraan Strategis Saudi-Inggris.”
Sementara itu, Putra Mahkota Saudi menyampaikan belasungkawa kepada Truss atas berpulangnya Ratu Elizabeth II dan memberi selamat kepada Raja Charles III yang naik takhta.
Putra Mahkota MbS juga mengucapkan selamat kepada Truss atas terpilihnya sebagai PM Inggris dan mendoakan keberhasilan dalam tugas-tugasnya. Pangeran MbS juga mengatakan Kerajaan Saudi berharap bekerja sama untuk kepentingan kedua negara dan rakyat.
Sebelumnya, kesepakatan pertukaran tahanan antara Rusia dan Ukraina diumumkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Rusia dan Ukraina telah sepakat untuk menukar 200 tahanan dalam pertukaran tahanan terbesar selama perang yang telah berlangsung tujuh bulan.
Penulis: Wawan Idris




