mhnews.id.- Tak cukup hanya denga pertemuan dan manuver-manuver, Tim Anies Baswedan harus bekerja keras dengan senyata-nyatanya kalau menginginkan terpilih menjadi orang nomor satu di Indonesia ini.
Sejak dideklarasikan, Tim Koalisi dan simpatisannya terus berusaha meyakinkan publik, bahwa tahun 2024 hanya Anies Baswedan yang pantas menjadi Presiden Republik Indonesia untuk menggantikan Joko Widodo.
Jargon-jargon segar, familiar, dan informatif pun terus diproduksi Tim dan sipatisan Anies Baswedan dan dipublikasikan di berbagai platform media sosial. Tujuannya satu, Anies mendapat simpati publik dan terpilih menjadi Presiden Indonesia.
Namun kerja keras Tim dan simpatisan Anies ternyata belum maksimal, terbukti simulasi hasil jajak pendapat dan survey Litbang Kompas, mantan Gubernur DKI ini elektabilitasnya tetap berada di nomor tiga, setelah Prabowo pada urutan kedua dan Ganjar di nomor satu.
Melansir Kompas.com, Peneliti Litbang Kompas Reza Felix Citra menjelaskan simulasi dilakukan dalam tiga tahap. Pertama, menghitung limpahan suara dari calon lain ke empat figur capres tersebut.
Sebab, jumlah total elektabilitas calon lain adalah 15,9 persen, dan terdapat 18,9 persen responden yang belum menyebutkan calon pilihannya.
“Limpahan suara terbesar direbut Anies yakni 2,9 persen, diikuti Prabowo (2,6 persen), Ganjar (2,1 persen), dan Ridwan Kamil (1,6 persen),” ujar Reza dikutip dari Kompas.id, Kamis (27/10/2022).
Namun, masih ada 3,5 persen suara yang berpindah ke calon lain dan 3,2 persen responden yang tidak memilih atau menjawab tidak tahu. Oleh karenanya, dilakukan tahap kedua dengan memindahkan semua sisa suara calon lainnya pada empat figur tersebut.
Hasilnya, Prabowo mendapatkan tambahan suara 1 persen, Ganjar 0,7 persen, Anies 0,6 persen, dan Ridwan Kamil 0,4 persen. Sisanya sebanyak 0,8 responden masih menyatakan tidak tahu atau tidak memilih.
Tahap akhir simulasi dilakukan dengan ekstrapolasi atau memindahkan semua suara dari responden yang belum menentukan pilihan atau menyatakan tidak tahu pada empat figur yang berkompetisi.
Hasilnya menunjukan Ganjar memiliki tingkat elektoral terbanyak dengan 33,6 persen, Prabowo di urutan kedua yang meraih 27,3 persen.
Kemudian, Anies ada di urutan ketiga dengan tingkat elektoral 25,6 persen, disusul Ridwan Kamil yang menerima 13,5 persen. “Melihat hasil ini jika keempat calon di atas yang maju kemungkinan besar pemilu presiden akan berlangsung dua putaran,” ujar Reza.
Untuk diketahui, jajak pendapat dilakukan dengan wawancara tatap muka pada 1.200 responden di 34 provinsi.
Para responden dipilih menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat. Dengan metode tersebut survei memiliki tingkat kepercayaan di angka 95 persen dan margin of error kurang lebih 2,8 persen.
Penulis: Wawan Idris




