ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIN. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa‘ala alihi wa shohbihi wa sallam. Nabi Muhammad Shollallohu alaihi wa sallam mengajarkan adab terhadap orang sakit.

Beliau memiliki perhatian yang besar manakala ada salah satu sahabatnya yang jatuh sakit.

Berbagai macam hal dilakukan Nabi Muhammad Shollallohu alaihi wa sallam untuk meringankan beban penderitaan sahabatnya yang sakit, mulai dari menjenguk hingga menghiburnya.

Berikut sikap Beliau Rosululloh Shollallohu alaihi wa sallam ketika mengetahui sahabatnya sakit.

1. Menjenguk

Nabi Muhammad Shollallohu alaihi wa sallam selalu meluangkan waktunya untuk menjenguk sahabatnya yang sedang sakit.

Meski tengah sibuk sekali pun, jika mendengar kabar salah seorang sahabatnya sakit, maka Nabi Muhammad Shollallohu alaihi wa sallam langsung menjenguknya.

2. Memberikan Kabar Gembira

Ketika melawat orang sakit, Nabi Muhammad Shollallohu alaihi wa sallam juga menyampaikan kabar gembira kepada yang bersangkutan.

Kata Beliau Rosululloh Shollallohu alaihi wa sallam, orang sakit akan mendapatkan pahala atas penyakit yang menimpanya dan dosa-dosanya akan dihapus dengan sakitnya.

Hal ini pernah diutarakan Beliau Rosululloh Shollallohu alaihi wa sallam ketika mengunjungi Ummul Ala atau Ummu Kharijah binti Zaid bin Tsabit.

3. Mendoakan

Ketika menjenguk orang sakit, Nabi Muhammad Shollallohu alaihi wa sallam selalu berdoa agar Allah Tabaroqta’alla memberikan kesembuhan dan mengangkat penyakitnya.

Terkadang Beliau Rosululloh Shollallohu alaihi wa sallam juga menyertakan doa pengampunan dosa dan perlindungan agama mereka yang sedang sakit. Ada banyak doa yang disampaikan Beliau untuk sahabatnya yang sakit.

Diantaranya adalah doa Beliau Rosululloh Shollallohu alaihi wa sallam ketika menjenguk sahabat Salman al-Farisi yaitu:

Semoga Allah menyembuhkanmu, mengampuni dosamu, dan mengafiatkanmu dalam hal agama serta fisikmu sepanjang usia.”

4. Meringankan Beban

Nabi Muhammad Shollallohu alaihi wa sallam sadar bahwa orang sakit itu payah. Oleh karenanya, beliau memberikan keringanan kepada orang sakit. Seperti memperbolehkan sholat dalam keadaan duduk atau berbaring.

Betapa mulianya akhlak Nabi Muhammad Shollallohu alaihi wa sallam. Semoga kita bisa mencontohnya. Aamiin aamiin aamiin.

Penulis: Wawan Idris