MHNEWS.ID.- Puasa tidak hanya bermanfaat bagi sistem pencernaan dan jantung, tetapi juga memberikan pengaruh signifikan terhadap kesehatan kulit.

Perubahan pola makan selama bulan Ramadan disinyalir menjadi kunci utama di balik kulit yang tampak lebih sehat dan segar.

Staf Departemen Dermatologi dan Venereologi FKKMK UGM, dr. Fajar Waskito, Sp.KK(k)., M.Kes., menjelaskan saat berpuasa, seseorang cenderung mengurangi konsumsi makanan praktis, terutama yang memiliki indeks glikemik tinggi.

“Penambahan banyak konsumsi sayur serta buah-buahan yang kaya antioksidan akan berefek sebagai penghambat proses penuaan kulit sehingga kulit lebih halus dan terjaga elastisitasnya,” ujar dr. Fajar, dikutip dari situs web resmi Universitas Gadjah Mada, Jumat (20/2/2026).

Melansir Kompas.com, menurut dr. Fajar, makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat memicu lonjakan kadar gula darah.

Kondisi ini berisiko menyebabkan peradangan pada tubuh, yang salah satu manifestasinya adalah munculnya jerawat.

Dengan menjaga kualitas asupan selama berpuasa, tubuh menjalankan proses detoksifikasi atau penetralan racun dengan lebih sempurna.

Hasilnya, kulit tidak hanya lebih sehat, tetapi juga terasa lebih kenyal. Namun, dr. Fajar memberikan catatan khusus bagi kelompok lanjut usia (lansia).

“Pada lansia, berkurangnya konsumsi karbohidrat dan lemak menjadikan kulit lebih kering sehingga kebutuhan pengolesan pelembap menjadi hal yang mutlak,” ucap dia.

Tips menjaga kulit tetap glowing saat berpuasa

Agar kesehatan kulit tetap terjaga optimal meski tengah menahan lapar dan dahaga, dr. Fajar membagikan beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan.

1. Menjaga pola makan dan hidrasi

Pertama adalah menjaga pola makan dan hidrasi. Konsumsi makanan kaya serat dan antioksidan.

Lalu, batasi asupan gula dan lemak, serta pastikan minum air putih minimal 2 liter sehari saat sahur dan berbuka. (bersambung)

Penulis: Nia Herlina