MHNEWS.id.- Ummat Islam (muslim) yang bercita-cita menjadi muazin mungkin hanya sedikit. Padahal jadi muazin termasuk mulia di sisi Allah Azza wa Jalla dan tentu saja sangat keren.

Coba lihat muazin di Masjidil Haram di Mekkah, Masjid Nabawi di Madinah, Masjid Istiqlal di Jakarta, dan masjid-masjid besar lainnya di seluruh dunia. Mereka sangat dihormati, disegani, bahkan dimuliakan.

Seperti halnya muazin Turkiye, Muhsin Kara, yang menjuarai lomba azan Otr Elkalam di Arab Saudi pada tahun 2022, ia kini menjadi sosok yang sangat terkenal di kalangan ummat Islam dunia.

Selain terkenal Muhsin Kara juga secara ekonomi sangat berkecukupan. Betapa tidak, sebagai juara pertama lomba azan ia diganjar hadiah 2 juta riyal Arab Saudi (kini Rp 8,17 miliar).

Muhsin Kara merupakan satu dari dua muazin Turkiye yang menyabet gelar juara di ajang dengan arti “Scent of Speech” (Keharuman Ucapan) tersebut.

Melansir kompas.com, Kara dan Albijan Celik (juara dua) bekerja di masjid yang dikelola Direktorat Urusan Agama (Diyanet) di Turkiye. Saudi Gazette pada hari yang sama melaporkan, Kara mulai menjadi muazin sejak usia delapan tahun.

Dia sangat menyukai Bilal Al Habashi, sahabat nabi yang merupakan muazin Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kara sudah mengumandangkan azan di sejumlah masjid besar Jerman, Iran, dan Turkiye.

Saat mengikuti Otr Elkalam, dia berharap kompetisi tersebut dapat membawanya menjadi muazin di manapun. Adapun Otr Elkalam diselenggarakan oleh Otoritas Hiburan Umum Arab Saudi dan disiarkan langsung di stasiun tv Pemerintah Arab Saudi.

Umat Islam dari seluruh dunia bertanding di kompetisi ini dalam mengumandangkan azan dan membaca kita suci Al Quran. Kara mengaku tidak terlalu berharap saat melamar kontes ini setelah melihat iklannya di media sosial.

“Saya tidak berpikir akan lolos ke final. Saya sebelumnya sempat diundang, tetapi pandemi membuatnya tertunda. Saya hampir melupakannya dua tahun kemudian,” ungkap Kara, dikutip dari Daily Sabah.

Muhsin Kara melanjutkan, dia mendapat undangan lagi dua bulan menjelang kontes 2022 dan memutuskan ikut berkompetisi.

Sebelumnya, Muhsin Kara sudah memenangi beberapa gelar dalam lomba hafalan Al Quran di Turkiye, dan pernah menjadi salah satu finalis kompetisi yang diselenggarakan oleh lembaga penyiaran publik TRT pada 2017.

Ketua Otoritas Hiburan Umum Turkiye Al-Sheikh memberikan penghargaan kepada para pemenang Otr Elkalam pada Rabu (20/4/2022) malam.

Selain Kara yang juara satu, Celik memenangi tempat kedua dengan hadiah 1 juta riyal (Rp 4 miliar), lalu kontestan dari Maroko dan Inggris meraih juara pertama dan kedua dalam lomba hafalan Al Quran.

Penulis: Wawan Idris