MHNEWS.id.- Selama di Arab Saudi Puan Maharani, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan sempat berada dalam satu pertemuan yang diinisiasi oleh Pangeran Muhammad bin Salman (MBS).

“Iya itu undangan acara yang diinisiasi Pangeran MBS untuk pertemuan tersebut,” Plt. Ketua Umum Kornas Ganjarist, Kris Tjantra, saat dihubungi, Sabtu (1/7/2023), sebagaimana dilansir detik.com.

Dikatakan Tjantra pertemuan tersebut hadir tamu-tamu seperti para pejabat kerajaan Arab Saudi, kepala pemerintahan, tokoh agama, dan figur-figur publik yang memang menjadi tamu undangan VIP haji tahun 2023.

Tjantra menjelaskan dalam acara itu Puan Maharani duduk di kursi bagian depan sederetan dengan Pangeran MBS. Sementara Ganjar berada di barisan yang berbeda.

“Termasuk di depan terlihat ada Mbak Puan, ya yang duduk sederetan dengan Pangeran MBS. Juga ada Pak Anies, Pak Ganjar juga ada. Tapi yang sederetan dengan Pangeran MBS di depan hanya Mbak Puan, delegasi, dan kepala pemerintahan. Mas Ganjar duduknya di barisan sekian,” imbuhnya.

Soal ramai unggahan Anies di medsos yang memperlihatkan foto sedang berjabat tangan dengan Pangeran MBS, Kris mengaku tak tahu persis apakah Ganjar juga melakukan serupa. Namun dia meyakini Ganjar juga turut dalam kesempatan itu.

Puan Maharani dan Anies Baswedan berpoto bersama di Mekkah. Foto: Dok. istimewa

“Ya saya kurang tahu ya tapi saya rasa itu berlaku untuk semuanya. Karena yang hadir kan dapat salaman juga kan dengan pangeran, nggak milih-milih juga,” jelas Tjantra.

“Tapi kan memang kita bisa melihat bagaimana, ya kita merespons baiklah bahwa tujuan awal dari seorang Ganjar Pranowo ke sana kan hanya fokus untuk melakukan rukun Islam kelima. Jadi tidak ada untuk urusan politik,” imbuhnya.

Lebih lanjut Kris menilai tak ada pembicaraan penting soal perpolitikan di antara Ganjar, Puan, dan Anies selama beribadah haji di Tanah Suci. Menurutnya, mereka sekadar bersua untuk mengobrol soal kegiatan di sana.

“Ya nggak ada ngobrol-ngobrol yang penting-penting sekali, hanya urusan yang, mereka bertemu tak sengaja ya mereka membahas soal kegiatan di sana aja,” ujarnya.

“Dan juga kan kita bisa melihatlah bahwa ini kan momen-momen tahun politik jadi siapapun akan coba menggorenglah ketika ada yang foto agak menarik seperti kemarin, pada saat bertemu saat jamuan makan,” imbuhnya.

Sementara Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Said Abdullah yang mendampingi Puan sekeluarga mengungkapkan pertemuan Ketua DPR tersebut dengan Anies Baswedan berlangsung tanpa direncanakan.

“Saya mendampingi Mbak Puan dan suami beribadah haji. Kami sedang beristirahat sejenak usai dari Mina untuk melempar jumrah kedua,” ujar Said dalam keterangan tertulis, Jumat (30/6/2023).

“Tanpa direncanakan kami bertemu dengan Mas Anies Baswedan dan istri di Guest House di Mina, Saudi Arabia. Saat keduanya beristirahat usai kegiatan panjang itulah bertemu,” imbuhnya.

Ketua Banggar DPR ini pun berharap pertemuan kedua tokoh ini bisa menciptakan kondisi politik Tanah Air yang lebih sejuk dan asyik tanpa ketegangan.

“Kita tidak ingin suasana Pilpres 2024 penuh ketegangan seperti yang terjadi pada pilpres sebelumnya. Saatnya memberi teladan kepada rakyat, bahwa perbedaan pilihan politik tidak lantas membuat sesama kita saling memutuskan silaturahmi, apalagi saling bermusuhan,” ujarnya.

Said juga menyinggung soal pertemuan Ganjar dan Anies sebelumnya. Dia mengatakan pertemuan Ganjar dan Anies juga terjadi tanpa direncanakan sebelumnya.

“Karena kami semua sama-sama melaksanakan ibadah haji, wajar saja jika kami saling bertemu, apalagi panitia haji menempatkan para tokoh tersebut masuk kategori Very Important Personal (VIP),” ujar Said.

Sebagai tamu VIP tentu saja jumlahnya terbatas, dan di tempat yang tersedia terbatas pula. Kondisi inilah yang memudahkan pertemuan keduanya. “Mohon doanya, pertemuan tokoh-tokoh bangsa ini membawa kebaikan ke depan,” pungkas Said.

Penulis: Wawan Idris