mhnews.id.- Kapolres Indramayu AKBP M. Lukman Syarif menegaskan, pemuda yang ditemukan tewas bersimbah darah di Komplek Masjid LDII Jatibarang, Indramayu bukanlah seorang marbot masjid.
“Korban yang bernama Mohammad Royan Fauzan Adzim atau RFA (21) bukan marbot apalagi ustadz, tetapi pedagang kue donat keliling,” kata Kapolres Indramayu AKBP M. Lukman Syarif melalui Kasat Reskrim AKP Fitran Romajimah didampingi Kasi Humas Polres Indramayu Iptu Didi Wahyudi.
Penjelasan tersebut disampaikan untuk meluruskan berita yang beredar selama ini. Dalam berita disebut, korban RFA adalah marbot masjid LDII. “Sekali lagi, kami memastikan korban ini adalah pedagang donat, bukan marbot masjid,” tegasnya kepada mhnews.id, Senin (29/8).
Dikatakan, dari keterangan saksi-saksi, RFA dalam kesehariannya adalah penjual kue donat keliling. Dia menjajakan dagangannya di wilayah Kec. Jatibarang dan sekitarnya. Terkait kejadian ini, polisi meminta publik untuk bersabar, karena proses penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan.
Saat ini polisi telah mengumpulkan barang bukti, memintai keterangan sejumlah saksi, dan saat ini jenazah korban sedang diautopsi. “Untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya, polisi melakukan autopsi terhadap jasad Muhammad Royan Fauzan Adzim,” tuturnya.
Autopsi dilakukan karena terdapat luka pada bagian kepala korban dan adanya bercak dan ceceran darah di lantai dan dinding pada kamar mess korban. Di kamar mess tersebut, polisi juga menemukan sebuah linggis di sudut kamar dengan kondisi ujungnya berlumuran darah. “Autopsi terhadap korban kami lakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Losarang Indramayu,” terangnya.
Ia mengatakan, proses penyelidikan terhadap kasus tersebut masih terus dilakukan. Diharapkan secepatnya dapat mengungkap kasus dugaan pembunuhan tersebut. “Saat ini kita masih terus melakukan penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut,” paparnya.
Seperti diketahui, sebelumnya warga Desa/Kecamatan Jatibarang digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria penuh luka di bagian kepala di kamar messnya. Diketahui, pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai penjual donat keliling itu diduga menjadi korban pembunuhan.
Polisi yang menerima informasi tersebut dari warga langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi pun dalam melakukan olah tempat kejadian perkara menemukan linggis di pojok kamar mess korban dengan kondisi ujungnya berlumuran darah.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




