ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIN. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa‘ala alihi wa shohbihi wa sallam. Anak-anak wajib memuliakan, menyayangi, dan berbuat kepada kedua orang tua.
Kewajiban ini bahkan langsung diperintahkan oleh Alloh Azza wa Jalla. Mengapa? Alloh Azza wa Jalla menjelaskan alasannya sebaga berikut:
“Kami wasiatkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah serta melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandung sampai menyapihnya itu selama tiga puluh bulan…” .
Inilah fakta yang tidak terbantahkan. Betapa orang tua sangat besar kasih sayang dan pengorbananannya untuk anak-nakaknya. Adakah yang mau mengingkari perkataan Alloh Azza wa Jalla tersebut?
Karena hal itulah, maka sudah sepantasnya anak-anak juga berbuat baik, menyayangi, dan memuliakan kedua orang tua. Berbuat baik kepada orang tua saat masih hidup maupun setelah meninggal dunia.
Khusus berbuat baik dan menyayangi kepada kedua orang tua saat sudah meninggal dunia maka dapat dilakukan dengan cara mendoakannya. Memohonkan ampunan untuk kedua orang tua kepada Alloh Azza wa Jalla.
Doa kepada orang tua menjadi salah satu amalan yang istimewa. Dalam sebuah hadits riwayat Abu Hurairah menyampaikan bahwa Rasulullah Shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Jika seorang anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga perkara, yaitu shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang sholeh yang mendoakannya.” .
Lalau bagaimana dan bagaimana bacaan doa untuk kedua orang tua sesuai sunnah dan Qur’an? Beberapa doa tersebut antara lain adalah sebagai berikut:
Doa paling sederhana dan dapat diamalkan ketika berdoa setelah melakukan sholat adalah: “Allohummaghfirli waliwaalidayya war hamhumaa kama robbayaanii shaghiira.”
“Wahai Tuhanku, ampunilah saya dan kedua orang tua saya dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi saya di waktu kecil.”
Selain menggunakan doa-doa sebelumnya, kita juga bisa menggunakan beberapa surah atau potongan, antara lain potongan bacaan ayat-ayat Al-Qur’an berikut.
أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ …
Arab latin: Rabbi awzi’ni an asykura ni’matakallati an’amta ‘alayya wa ‘ala wa lidayya wa an a’mala shalihan tardhahu wa adkhilni birahmatika fi ‘ibadikasshalihin
Wahai Tuhanku berikanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.” .
Surah Al Isra Ayat 24: رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا .
Artinya: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”
Surah Ibrahim Ayat 41: رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ .
Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah serta ampunilah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).”
رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَصْلِحْ لِيْ فِيْ ذُرِّيَّتِيْۗ اِنِّيْ تُبْتُ اِلَيْكَ وَاِنِّيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ …
Arab latin: Rabbi auzi’nii an asykura ni’matakal latii an’amta ‘alayya wa ‘alaa waalidayya wa an a’mala shaalihan tardhaahu wa ashlih lii fii dzurriyyatii innii tubtu ilaika wa innii minal muslimiin
“Ya Tuhanku, berikanlah petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dapat beramal saleh yang Engkau ridai, dan berikanlah kesalehan kepadaku hingga kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada-Mu dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim.” .
Penulis: Wawan Idris




