mhnews.id.- Setelah Nastar Mangga ‘Mimide’, kini Keripik Tumpi produk UMKM Desa Jayalaksana, Kecamatan Kedokan Bunder kebanjiran orderan. Selain memenuhi pesanan, Keripik Tumpi juga sudah tersebar di warung-warung di Kabupaten Indramayu.
Produk UMKM Keripik Tumpi merupakan hasil Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) Sari Mulya Kampung KB Desa Jayalaksana dan hasil kolaborasi bersama Program Perempuan Berdikari (Pe-Ri).
Sebagaimana diketahui Program Pe-Ri ini merupakan salah satu program unggulan Bupati Indramayu, Nina Agustina yang terus ditumbuhkembangkan dengan tujuan pemberdayaan kaum perempuan agar bisa mandiri secara ekonomi.
Camat Kedokan Bunder, Atang Suwandi, S.S.T.P., M.Si. menjelaskan, melalui program UPPKA dan Pe-Ri para perempuan di Desa Jayalaksana tersebut terus berinovasi dan berkreativitas untuk meningkatkan usaha pendapatan keluarganya.
“UPPKA ini merupakan kumpulan para perempuan yang juga merupakan akseptor KB. Selain itu sekitar 5 orang anggotanya merupakan purna pekerja migran yang telah mendapatkan pelatihan program Pe-Ri dari Ibu Bupati,” kata Atang kepada mhnews.id, Senin (02/01/2022).
Sementara itu Ketua Kelompok UPPKA Sri Mulya, Hj. Nirah mengatakan, Keripik Tumpi ini terbuat dari tepung terigu dan kanji. Setelah menjadi adonan, selanjutnya dilakukan pembuatan bahan setengah matang yang dibentuk seperti kulit lumpia di atas cetakan wajan.
Bahan yang sudah jadi digunting dan kemudian dijemur dibawah sinar matahari langsung selama satu hari. Setelah kering kemudian bahan digoreng sampai mengembang dan matang. Lalu keripik tumpi pun siap dihidangkan atau dipasarkan. Rasanya enak, gurih, dan renyah.
Menurutnya, untuk kemasan 100 miligram dijual dengan harga Rp 5.000,00 sedangkan untuk di warung-warung dijual dengan kemasan 50 miligram dengan harga Rp 2.500,00.
“Alhamdulillah saat ini kami tengah memenuhi pesanan KUA sebanyak 100 bungkus. Sisanya kita penuhi untuk warung-warung kecil,” kata Hj. Nirah.
Pihaknya berharap, melalui UPPKA dan Pe-Ri perempuan di Desa Jayalaksana terus berinovasi dan berkretivitas untuk menjadi perempuan bermartabat.
“Kami para perempuan Desa Jayalaksana berkomitmen untuk menjadi perempuan bermartabat sesuai dengan visi Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina,” katanya.
Penulis : Daniswara
Editor : Wawan Idris




