MHNEWS.id.- Masyarakat Indramayu sempat bergejolak gara-gara di mana-nama jalan rusak. Peristiwa tersebut tak terbantahkan terjadi pada awal-awal kepemimpinan Bupati Nina Agustina.

Banyaknya ruas jalan rusak memang sebuah fakta yang tak bisa dielakan. Namun di sisi lain masyarakat tidak mengetahui fakta di balik kerusakan jalan itu. Akibatnya Bupati Nina Agustina yang dipersalahkan.

Itu dulu! Kini, jalan di Indramayu, baik jalan kabupaten maupun jalan desa sudah hampir seluruhnya mulus. Masyarakat yang semula bergejolak kini berbalik memuji dan mengapresiasi kinerja Bupati Nina Agustina.

Ungkapan terima kasih dari masyarakat atas kinerja Bupati Nina Agustina, khususnya dalam program perbaikan jalan pun mengalir. Masyarakat mengekpresikan apresiasi tersebut dalam berbagai cara dan media.

Ucapan terima kasih, penghargaan, serta apresiasi masyarakat itu ada yang dalam bentuk video yang ditayangkan di berbagai platform media sosial maupun media luar ruang (spanduk, baligo, baner, atau poster).

Semua itu menggambarkan betapa masyarakat merasa puas atas kinerja nyata Bupati Nina. Di luar masyarakat Indramayu, berbagai lembaga dalam level nasional pun banyak yang memberikan penghargaan atas prestasi Bupati Nina.

Selain itu apresiasi positif kepada Bupati Nina Agustina tersebut juga dapat dilihat dari sambutan hangat dan antusias masyarakat dalam setiap kunjungannya ke desa-desa. Bupati Nina selalu dielukan dan dijadikan kebanggaan.

Karena keberhasilannya membawa Indramayu ke arah yang lebih baik ini pula, masyarakat berharap Bupati Nina Agustina dapat kembali memimpin Kota Mangga di periode ke dua. Ini semata-mata demi tuntaskan seluruh program pembangunan.

“Aja angel-angel luruh pemimpin. Sing anyar durung tangtu bener. Bupati Indramayu mah wis Bu Nina maning bae. Wis katon kinerjane, jalan-jalan dadi bagus, Indramayu makin maju, lan eman ni rakyat cilik,” ujar seorang warga yang mengaku bernama Karyadi.

Penulis: Wawan Idris