mhnews.id.- Asosiasi Pelaku Pariwisata Indramayu (APPI) membenarkan terjadinya penurunan drastis jumlah pengunjung objek wisata pantai selama musim libur Natal 2022 dan tahun baru 2023 (Nataru).
Ketua APPI, Akso Surya Darmawangsa, mengatakan penurunan tersebut imbas dari cuaca ekstrim yang melanda selama libur Nataru.
Akibatnya, masyarakat yang hendak berwisata ke pantai mengurungkan niatnya untuk datang ke lokasi-lokasi wisata bibir laut.
“Jumlah pengunjung wisata turun drastis karena cuaca ekstrem,” ungkap Akso, Selasa (3/1/2023).
Ia menyebut salah satunya yaitu lokasi wisata Pantai Bali atau Balongan Indah. Objek wisata yang tak jauh dari objek vital nasional Pertamina Balongan itu sepi pengunjung karena cuaca buruk.
Di Pantai Bali karena cuaca sering hujan, angin kencang, dan gelombang air laut tinggi membuat masyarakat takut untuk berkunjung ke wisata pinggir laut.
Dikatakan ada penurunan yang sangat signifikan ketika kondisi hujan yang setiap hari turun, ditambah lagi ada gelombang pasang, dani angin baratnya yang sudah kencang.
“Karena kondisi ini sehingga pengunjung mengurungkan niatnya untuk datang ke pantai Bali dan merasa takut,” tegasnya, yang juga Ketua Pengelola Objek Wisata Pantai Balongan Indah ini.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




