MHNEWS.id.- Keputusan Lucky Hakim mundur dari posisi Wakil Bupati Indramayu itu hak pribadi yang harus dihormati. Namun di sisi lain, langkah Lucky Hakim tersebut terdapat nilai tak terpuji.
Ketua DPC Gerindra Kabupaten Indramayu, H. Kasan Basari, S.H. mengatakan hal itu kepada MHNEWS.id saat ditemui di kediamannya, Senin (20/2/2023). “Etika tidak dipakai,” tegasnya.
Dikatakan demikian jelas Basari, karena dalam pengunduran diri tersebut Lucky Hakim tak berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihaknya. Lucky Hakim sama sekali tidak menempuh komunikasi secara lisan maupun tulisan.
“Lucky mengambil keputusan itu tidak pernah berkoordinasi dan tidak pernah memberikan secarik kertas tembusan kepada partai,” ucapnya.
Terang saja, Kasan Basari sebagai ketua salah satu partai pengusung menganggap keputusan yang diambil Lucky Hakim telah mengecewakannya. Tak salah hak itu digunakan oleh Lucky Hakim, namun tak mengindahkan sisi lainnya.
“Tapi ketika kembali kepada kepartaiannya, saya sedikit merasa kecewa,” ungkapnya.
Seperti diketahui pasangan Nina Agustina-Lucky Hakim merupakan pemenang pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Indramayu 2020 yang diusung empat partai yaitu PDI Perjuangan, Gerindra, Perindo, dan Nasdem.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




