mhnews.id.- Ketua DPD Nasdem Kabupaten Indramayu, Ibrahim menyesalkan sikap diam anggota DPRD setempat atas aksi demo dan mogok makan yang gelar Aliansi Rakyat Indramayu (ARI).
“Kami sangat menyesalkan sikap anggota DPRD Indramayu yang tidak memperhatikan dan menanggapi aspirasinya teman-teman peserta aksi demo,” tutur Ketua DPD Nasdem Kabupaten Indramayu, H.Y. Husen Ibrahim, S.H. Senin (26/9).
Ibrahim mendatangi para peserta aksi demo dan mogok makan sebagai bentuk dukungan perjuangannya. Namun Ibrahim menyayangkan karena aspirasi mereka diabaikan anggota DPRD Indramayu yang jumlahnya 50 orang itu.
“Sangat disayangkan para anggota DPRD yang jumlahnya 50 itu diam dan bungkam atas aspirasi teman-teman ini. Namun kalau tetap tidak ada yang nanggapi, saya akan langsung meminta kepada Ketua DPRD,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Ibrahim juga menyoroti angka kemiskinan Indramayu yang mencapai 13 persen. Karenanya ia menyayangkan di tengah angka kemiskinan rakyat yang ekstrim, ada kebijakan hura-hura berbagai pesta pora.
“Jalan hancur, rakyat semakin miskin, tapi ada kebijakan hura-hura, pesta pora. Ada gelaran 6001 teari topeng segala yang hanya sekadar untuk dapat penghargaan Muri,” tegas Ibrahim.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, massa ARI melakukan aksi unjuk rasa, baik ke pendopo maupun DPRD. Mereka menuntut agar DPRD Indramayu melakukan hak angket dan interpelasi kepada Bupati Indramayu, Nina Agustina.
Pada aksi unjuk rasa sebelumnya, Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin sempat menemui para pendemo dan berjanji akan menindaklanjuti tuntutan sesuai mekanisme di dewan.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




