mhnews.id.- Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Syaefudin, S.H. mengajak masyarakat Kota Mangga untuk menjadikan momen Hari Jadi ke-495 Indramayu ke-495 sebagai salah satu cara mengenang masa lalu sekaligus instrospeksi dan mengevaluasi yang telah dilakukan saat ini.
Hal tersebut dikatakan Ketua DPRD, Syaefudin saat memimpin Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Memperingati Hari Jadi Indramayu ke-495 di gedung DPRD Kabupaten Indramayu, Jumat (7/10).
“Mengenang masa lalu pada momen Hari Jadi penting, tapi tak kalah pentingnya mengaktualisasikan nilai-nilai positif warisan masa lalu tersebut ke dalam aksi nyata untuk membangun Bumi Wiralodra ini agar semakin maju. Berbuatlah untuk masa kini dan akan datang!” kata Syaefudin.
Menurutnya, tema Hari Jadi Indramayu ke-495 ‘Pulih dan Bangkit Pasca Covid dengan Ketahanan Pangan, Budaya dan Ekonomi Kreatif’ dapat menjadi tekad semua masyarakat Indramayu untuk bertindak nyata dan tanggap menghadapi perkembangan zaman.
Begitu juga untuk mengerek daya saing di tengah tingginya persaingan. Ketahanan pangan merupakan modal dasar untuk kembali bangkit mampu mengembangkan kreativitas dan inovasi guna kemajuan pembangunan di Kabupaten Indramayu.
“DPRD Kabupaten Indramayu bersama dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu berupaya memberikan perubahan untuk rakyat Indramayu,” ucapnya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tujuan tersebut akan tercapai dengan semangat, guyub, rukun, dan bersatu padu antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat Indramayu. Tanpa itu, akan sulit untuk mencapai tujuan sesuai Visi Indramayu Bermartabat.
“Walaupun kita berbeda pandangan, latar belakang, dan lain sebagainya, namun apabila kita semua memiliki niat yang sama untuk memajukan dan menyejahterakan masyarakat, insya Allah perbedaan-perbedaan tersebut menjadi rahmat bagi Kemaslahatan Kabupaten Indramayu,” ujarnya.
Karena itu, ia menilai tema hari jadi Indramayu tersebut sangat tepat untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan. “Untuk mencapai tujuan bersama,” tutupnya.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




