mhnews.id.- Memasuki hari ke empat, Rabu (24/8) Tim SAR Gabungan masih mencari Muhamad Rizki (12) anak yang terseret keganasan ombak Pantai Mekarsari di Kec. Patrol, Kab.Indramayu.
Sejak pukul 07.30 wib hingga siang ini,Tim SAR Gabungan berupaya kembali mencari korban yang terseret arus di Pantai Mekarsari Kec. Patrol, Kab. Indramayu sejak dinyatakan hilang 21 agustus lalu.
Berbagai cara dilakukan TIM SAR gabungan untuk menemukan korban, mulai dari penyisiran pantai ataupun penyisiran di air sesuai standart operasi SAR Map Prediction. Namun tampaknya upaya ini belum juga membuahkan hasil.
Kepala Kantor SAR Bandung, Jumaril S.E., M.M. selaku SMC (SAR Mission Coordinator) menyebutkan untuk mempercepat proses pencarian Tim SAR membagi menjadi 3 SRU yang bertugas melakukan pencarian di lokasi berbeda.
SRU 1 melakukan pencarian korban dari LKP hingga ke barat PLTU Sumur Adem seluas 2.12 Nm atau sekitar 5 Km menggunakan LCR Basarnas. SRU 2 melakukan pencarian korban di sekitar PLTU Sumur Adem seluas 1.56 Nm atau sekitar 3 Km dilakukan oleh Security PLTU Sumur Adem. Sedangkan SRU 3 mencari korban dengan melakukan penyisiran darat sejauh 3.17 Km atau sekitar 7 Km.
“Cuaca hari ini bagus sangat mendukung untuk melakukan pencarian. Mudah-mudah ombaknya tidak terlalu tinggi ya, jadi tim aman melakukan penyisiran,” harap Jumaril.
Pencarian korban tenggelam pada hari ini masih melibatkan Tim SAR dari berbagai unsur atara lain Basarnas Bandung, Pos SAR Cirebon, Kapal Patroli DitPolair Polda Jabar, Posmat TNI AL Eretan Wetan, Satpolairud Polres Indramayu, Koramil Anjatan, Polsek Patrol, BPBD Kab. Indramayu, PT PJB UBJOM PLTU Indramayu, Tagana Kab. Indramayu, aparat Kec. Patrol, aparat Desa Mekarsari, dan masyarakat setempat.
Sedangkan alat yang digunakan antara lain Rescue Car Double Cabin, LCR Basarnas, LCR TNI AL, peralatan komunikasi, peralatan medis, dan APD Personal.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




