MHNEWS.id.- Pertamina bertanggung jawa sepenuhnya atas korban luka akibat kebakaran Depo Plumpang, Jakarta yang terjadi pada Jumat malam (3/3/2023). Pertamina akan merawat mereka sampai sembuh.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widiyawati mengatakan hal tersebut saat menjenguk korban di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Selatan, Sabtu (4/3/2023). Nicke menjenguk korban didampingi Wakil Menteri BUMN Pahala Mansuri dan jajaran Pertamina Patraniaga.
Nicke mengatakan pihaknya akan bertanggung jawab penuh seluruh pembiayaan pengobatan korban kebakaran Terminal BBM atau Depo Plumpang. Ia mengatakan tanggung jawab itu termasuk biaya pengobatan hingga sembuh, santunan, dan kepada korban meninggal.

Menteri BUMN, Erick Thohir dan Dirut PT Pertamina (Persero), Nicke Widiyawati. Foto: Dok. Istimewa
“Dalam hal ini kami menyampaikan komitmen Pertamina untuk bertanggung jawab sepenuhnya atas seluruh biaya pengobatan dan juga santunan kepada korban yang meninggal juga kepada korban yang sedang mengalami perawatan,” ujarnya.
“Seluruh biaya pengobatan sampai dinyatakan sembuh dan bisa pulang beraktivitas seperti biasa ini akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pertamina,” tambahnya usai menjenguk korban kebakaran Plumpang di RSPP, Jakarta Selatan, Sabtu (4/3/2023).
Selain itu, Pertamina juga memastikan kebutuhan para pengungsi di lokasi kejadian. Seperti diketahui terdapat ratusan orang terdampak kebakaran di Depo Plumpang mengungsi di sejumlah posko pengungsian di Koja, Jakarta Utara.
“Dan juga kepada masyarakat yang terdampak yang saat ini harus sementara Kemudian mengungsi di beberapa posko ini pun kami pastikan bahwa seluruh kebutuhannya ini akan kamu penuhi,” ujarnya.
Namun ia tidak menyebutkan nilai santunan yang diberikan kepada para korban kebakaran. Ia hanya mengatakan santunan akan diberikan sesuai ketentuan.
“Kami pastikan santunan sudah ada dari kemarin sudah kami akan berikan sesuai ketentuan. Kami memahami membutuhkan proses membutuhkan perawatan yang panjang dengan penangan di RSPP cukup baik memiliki unit penangan baik sebagian yang perlu penangan khusus,” bebernya.
Nicke juga memastikan ketersediaan BBM untuk Jakarta dan sekitarnya aman pasca kejadian kebakaran di Depo Pertamina Plumpang. Kepastian pasokan BBM itu khususnya jenis BBM subsidi.
“Berikutnya tanggung jawab menyediakan suplai BBM bersubsidi kepada masyarakat kami pastikan insiden ini tidak mengganggu layanan BBM kepada masyarakat. Sejak padamnya api tadi pagi BBM ini sudah mulai dioperasikan kembali. Sementara pipa yang terbakar tidak beroperasi, kami perbaiki,” lanjutnya.
Nicke juga meminta agar masyarakat tidak panic buying dalam membeli BBM. Karena pasokan BBM untuk Jakarta dan sekitarnya dipastikan aman.
“Ini tentu kami memonitor seluruh SPBU tidak ada antrean, kami mohon tidak perlu khawatir tidak perlu panic buying stok BBM Jakarta tersedia secara cukup,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanganan Bencana Daerah DKI Jakarta, Isnawa Adji, melaporkan data terkini dampak kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara. Total ada 17 meninggal dunia, 49 luka berat, dan 2 luka sedang.
Kebakaran Depo Pertamina ini terjadi Jumat, 3 Maret 2023, sekitar pukul 20.11 WIB. Sebagian rumah-rumah warga yang berada di Jalan Tanah Merah Bawah RT 12 RW 09 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, pun ikut terbakar.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




