mhnews.id.- Untuk mensukseskan program smart living di desanya, Kuwu Cangkingan, Didi Wahyudi meminta semua pihak bisa bekerja sama dan berkolaborasi. Tanpa kerja sama dan kolaborasi program sangat bagus ini akan sukar diwujudkan.
Dikatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih dengan adanya dukungan dari Bupati Indramayu, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, dan stakeholder lainnya sehingga bisa melaksanakan program Gardu di desanya.
Menurutnya, sebanyak 2.500 bibit pohon terbaik Jawa Barat ditanam di wilayah Kali Jajar Desa Cangkingan seperti pohon Tabebuya, Ketapang Kencana, Alpukat, Mahoni, Rambutan, Miracle, Manglid, Jambu Mede dan lainnya.
“Terima kasih kepada semua pihak yang berkolaborasi untuk melaksanakan program Gardu sebagai upaya mewujudkan smart living di Desa Cangkingan,” tegas Didi.
Didi menambahkan, program lain untuk mewujudkan smart living / environment tentang penaaatan lingkungan di desanya yaitu adanya peraturan desa (perdes) yang mengatur keterlibatan dan partisipasi masyarakat dalam penataan lingkungan, perdes tentang pengelolaan sampah, sampai kerjasama dengan pihak ketiga dalam pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu Patriot Desa Jawa Barat yang bertugas di Desa Cangkingan, Mustofa mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan terus berkelanjutan dan dikelola secara kolektif/bersama-sama dengan Pemdes dan masyarakat untuk merawatnya.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi awalan kolaborasi dari multi-pihak untuk sama-sama menjaga lingkungan agar tetap lestari dan asri. Sehingga tujuan menuju smart living Desa Cangkingan dapat terwujud.
Penulis : Daniswara
Editor : Wawan Idris




