mhnews.id.- Kitab Suci Al-Qur’an menggema di Stadion Al Bayt, Al Khor, Qatar saat Upacara Pembukaan Piala Dunia 2022 dilangsungkan. Ayat ke-13 itu dilantunkan Ghanim Al-Muftah saat diwawancarai aktor Morgan Preeman.
“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti.” (Q.S. Al-Hujurat: 13).
Upacara pembukaan Piala Dunia 2022 di Qatar, pada Minggu (2011/2022) sudah berlalu. Namun satu momentum dari acara pembukaan itu kini terus menjadi perbincangan dunia.
Bukan karena diisi dengan gegap gempitanya para artis yang memeriahkan pembukaan kejuaraan sepak bola sejagat atau gemerlapnya Al Bayt Stadium, Al Khor, Qatar yang menjadi perhatian dunia pada acara tersebut.
Adalah Ghanim Al-Muftah sosok difabel yang menarik perhatian dan menjadi perbincangan dunia. Ghanim dalam pembukaan itu nyata-nyata telah menggetarkan sekaligus membuka mata dunia tentang Islam.
Melalui lantunan Surat Al-Hujurat ayat 13 Ghanim menyampaikan pesan tentang pentingnya persaudaraan antar sesama manusia di seluruh dunia. Karena manusia diciptakan Allah Ta’ala dari satu laki-laki dan satu perempuan. Artinya dari nenek moyang yang sama. Jadi semua manusia di dunia ini bersaudara.
Pembukaan Piala Dunia 2022 memang dimeriahkan artis-artis terkenal, salah satunya berasal dari Korea Selatan, Jungkook BTS. Namun yang yang menarik dan menjadi pembeda dari acara serupa adalah hadirnya sosok Ghanim yang melantunkan ayat Al-Qur’an.
Seorang difabel bernama Ghanim Al-Muftah adalah sosok yang mencuri perhatian publik dengan suara merdunya. Pria yang menjadi brand ambassador Piala Dunia Fifa itu adalah seorang difabel.
Melansir wolipop.detik.com, Ghanim Al-Muftah menarik atensi penonton dalam pembukaan Piala Dunia di Al Bayt Stadium semalam. Pria tersebut membawakan Surat Al-Hujurat ayat 13 selagi berbincang dengan aktor Morgan Freeman yang mengisi acara.

Lambang persaudaraan dan persahabatan manusia di seluruh dunia. Foto: screenshot detik.com
Kisah dan lantunan ayat sucinya yang menginspirasi membuat sosok Ghanim jadi perbincangan. Ghanim Al-Muftah sebelumnya telah lama dikenal karena kegigihannya.
Meski mengidap kondisi langka, semangat hidup pemuda 20 tahun ini membuat kagum banyak orang. Ghanim mengidap caudal regression syndrome, sebuah penyakit yang menghambat perkembangan tubuhnya dan juga mempengaruhi kemampuannya bernapas.
Pria tersebut merupakan seorang YouTuber yang sering membagikan motivasi sejak remaja. Ia pernah menjadi pembicara di TEDxQatarUniversity pada 2018.
Pria itu pun telah membangun Asosiasi Ghanim dengan bantuan keluarga untuk mendonasikan kursi roda kepada orang-orang yang membutuhkan. Atas inspirasinya, Ghanim dipilih menjadi duta Piala Dunia 2022.
“Dalam kapasitasku sebagai duta Piala Dunia Fifa, aku ingin mengirim pesan harapan, inklusivitas, kedamaian, dan persatuan untuk umat manusia,” ujarnya.
Mahasiswa jurusan Ilmu Politik di Universitas Loughborough itu pun memang menyukai olahraga sepak bola. Meski tidak memiliki kaki, ia sering bermain bola menggunakan kedua tangan. Karena itu, tidak salah jika Ghanim dipilih menjadi salah satu pengisi acara.
Ghanim sendiri hampir tidak dilahirkan. Ketika diketahui mengidap kondisi langka, ibunya sempat disarankan untuk menggugurkan kandungannya, namun tidak dilakukan. Sang ibu berdedikasi untuk merawatnya sampai bisa jadi sosok inspirasif seperti sekarang.
Selain jadi YouTuber dan sering membagikan motivasi, Ghanim juga seorang pengusaha. Ia memiliki bisnis Gharissa Ice Cream dengan enam cabang dan 60 pegawai. Ghanim Al-Muftah bahkan menjadi salah satu pebisnis termuda di negaranya.
Penulis: Wawan Idris




