MHNEWS.id.- Loyalitas dan soliditas para kader maupun simpatisan membuat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tetap kokoh walau diterpa guncangan sunami politik bertubui-tubi.
Hal ini dibuktikan melalui Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia dalam rilis hasil surveinya terkait elektabilitas partai politik jelang Pemilu 2024. Hasilnya, 8 partai diprediksi lolos ke DPR.
Survei dilakukan pada 16-20 Oktober 2023 terhadap 2.567 responden. Survei dilakukan melalui tatap muka. Target populasi survei WNI berusia 17 tahun atau sudah menikah.
Survei dilakukan setelah putusan MK pada 16 Oktober lalu terkait capres dan cawapres di bawah usia 40 tahun boleh maju asalkan berpengalaman sebagai kepala daerah.
Pemilihan sampel dilakukan melalui metode multistage random sampling. Responden terpilih diwawancarai melalui tatap muka oleh pewawancara terlatih.
Margin of error ±1,97% dengan tingkat kepercayaan 95%. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih.
Peneliti utama Indikator Hendro Prasetyo mengatakan elektabilitas PDIP unggul berada di angka 25,2 % persen.
Responden diberi pertanyaan ‘jika pemilihan anggota DPR RI diadakan sekarang ini, partai atau calon dari partai mana yang akan Ibu/Bapak pilih di antara partai berikut ini? (%).
Berikut hasil pilihan partai simulasi 18 daftar nama dan lambang partai versi indikator:
PDIP 25,2 persen
Partai Gerindra 14,5 persen
Partai Golkar 9,4 persen
PKB 7,6 persen
Partai NasDem 6,8 persen
PKS 5,7 persen
PAN 4,5 persen
Partai Demokrat 4,4 persen
PPP 2,7 persen
Partai Perindo 1,6 persen
PSI 0,9 persen
Partai Hanura 0,2 persen
Partai Gelora 0,2 persen
PBB 0,2 persen
Partai Buruh 0,1 persen
PKN 0,0 persen
Partai Garuda 0,0 persen
TT/TJ 15,7 persen
Sebagai informasi, ambang batas partai politik masuk parlemen diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017. Berdasarkan UU tersebut ambang batas parlemen ditetapkan sebesar 4% dan berlaku secara nasional untuk semua anggota DPR.
Penulis: Wawan Idris




