mhnews.id.- Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Indramayu mewisuda sebanyak 93 lulusan Strata Satu (S-1) bertempat di gedung PCNU Kabupaten Indramayu, Sabtu (10/12/2022).
Ketua STIDKI NU Kabupaten Indramayu H. Supendi Samian, S.E., M.E. mengatakan bahwa 93 wisudawan tersebut merupakan angkatan kedua STIDKI NU Indramayu. Para wisudawan tersebut diharapkan menjadi sarjana yang mampu membangun dakwah peradaban.
Dijelaskan, para lulusan tersebut berasal dari empat program studi, yaitu Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Bimbingan Konseling Islam (BKI), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), dan Manajemen Dakwah (MD).
“Output sarjana STIDKI NU Indramayu yaitu sebagai agen peradaban yang mengedepankan moderasi yang inovatif, unggul dan berbudaya dalam bingkai Ahlus Sunnah wal Jamaah An-Nahdliyyah,” katanya.
Ia berharap sarjana STIDKI NU Indramayu dapat mengapresiasi tradisi yang ada yang merupakan hasil-hasil kebaikan. Salain itu, agar bersikap kreatif dan inovatif mencari berbagai terobosan baru untuk menyempurnakan tradisi tersebut.

Wisudawan STIDK NU Indramayu. Foto: Rohman/mhnews.id
“Sarjana STIDKI NU Indramayu harus inovatif dalam pengembangan masyarakat, unggul dalam berkompetisi dan berpartisipasi sesuai tuntutan zaman, serta berbudaya dengan tetap menjaga identitas Nahdlatul Ulama,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Indramayu K.M. Mustofa mendorong lulusan STIDKI NU Indramayu agar tak berhenti di jenjang pendidikan strata satu, akan tetapi bisa melanjutkan Pendidikan ke jenjang selanjutnya.
Menurutnya, kader NU mesti terus menapaki jenjang-jenjang berikutnya supaya melahirkan banyak intelektual untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) dan sumber daya manusia (SDM) Kabupaten Indramayu.
“Sehingga targetnya adalah kira-kira Kabupaten Indramayu bisa menjadi percontohan dalam pembangunan SDM-nya yang baik dibanding kabupaten/kota lain,” ucapnya.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




