ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIN. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam. Selama bulan Ramadhan ada empat dzikir yang senantiasa diucapkan, khususnya menjelang buka dan setelah shalat Tarawih.
Namun walaupun senantiasa diamalkan tidak sedikit yang belum mengetahui arti, faedah, dan keutamaannya. Padahal keempat dzikir ini sangat dahsyat baik faedah maupun keutamaannya.
Keempat dzikir yang secara khusus untuk diamalkan pada bulan Ramadhan ini merupakan ajaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana sabdanya dalam hadits di bawah ini.
“Dan perbanyaklah padanya (bulan Ramadhan) membaca empat hal (perkara), yang dua hal adalah untuk mendapatkan keridhaan Tuhanmu dan yang dua lainnya adalah tiada kemampuan kalian mendapatkannya (Allah yang memiliki).
Dua hal yang pertama adalah syahadat bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan yang kedua adalah kalian beristighfar kepada-Nya. Dan dua hal yang bukan milik kalian adalah mintalah syurga dan berlindunglah pada-Nya dari api neraka. (H.R. Ibnu Khuzaimah dari Salman Al-Farisi Radhiyallahu ‘Anhu).
Pada hadits tersebut dijelaskan ada empat kalimat dzikir, yang secara khusus diucapkan pada bulan suci Ramadhan, yaitu:
Pertama, Kalimat Syahadat
Kalimat Syahadat (أَشْهَدُ أَن لَاالهَ إلَّا الله), artinya: Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah.
Ini menunjukkan keteguhan jiwa kita terhadap keesaan Allah Azza wa Jalla. Seraya mengakui bahwa tiada sesembahan, kekuatan, perintah, syariat kecuali dari Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, tidak syirik kepada-Nya.
Kedua, Kalimat Istighfar
Kalimat Istighfar (أَسْتَغْفِرُالله), artinya: Aku memohon ampun kepada Allah.
Ini menunjukkan kita mengakui atas segala dosa dan maksiat selama ini. Seraya berharap Allah Azza wa Jalla berkenan mengampuni dosa-dosa kita pada bulan suci Ramadhan ini.
Dengan membiasakan dan memperbanyak kalimat istighfar, Allah Azza wa Jalla akan menghapus dosa-dosa kita, akan diberikan jalan keluar dari setiap problematika kehidupan, dan limpahan keberkahan rezki dari arah yang tak terduga.
Ketiga, memohon akan syurga
Kalimat أَسْأَلُكَ الجَنَّةَ, artinya: Aku mohon kepada-Mu (masuk ke) surga.
Bermakna sangat berharap ridha Allah Azza wa Jalla untuk memasukkan kita ke dalam surga-Nya. Tempat balasan yang penuh dengan kenikmatan abadi. Sebuah ganjaran atas amal shalih hamba-hamba-Nya yang diterima di sisi-Nya.
Keempat, berlindung dari api neraka
Kalimat وأَعُوْذُبِكَ مِنَ النَّارِ, artinya: Aku berlindung kepada-Mu dari api neraka.
Sebuah pengharapan kepada Allah, betapa kita tidak akan sanggup menghadapi siksa api neraka. Kecuali dengan perlindungan dari Allah.
Keempat dzikir tersebut selengkapnya dibaca sebagai berikut:
أَشْهَدُ أَن لَاالهَ إلَّا الله, أَسْتَغْفِرُالله, أَسْأَلُكَ الجَنَّةَ, وأَعُوْذُبِكَ مِنَ النَّارِ
“Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, Aku memohon ampun kepada Allah, Aku mohon kepada-Mu (masuk ke) surga, Dan aku berlindung kepada-Mu dari api neraka”.
Mari kita baca dzikir ini usai shalat fardhu, shalat tarawih, baca Quran, dan pada kesempatan lainnya sepanjang bulan Ramadhan ini. Semoga dengan memperbanyak membaca empat dzikir pada bulan Ramadhan ini, kita akan mendapatkan ridha dan ampunan Allah. Aamiin aamiin aamiin.
Penulis: Wawan Idris




