mhnews.id.- Selasa malam (27/9) waktu setempat menjadi hari bersejarah bagi Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Muhammaed bin Salman (MbS). Betapa tidak, pangeran yang berusia muda itu secara resmi dilantik menjadi Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi.
Dilantiknya MbS sebagai Perdana Menteri (PM) semakin mendekatkan dirinya untuk memegang kekuasaan puncak dalam Kerajaan itu, yaitu sebagai Raja. Saat ini pun dengan jabatan barunya sebagai PM tugas-tugas penting yang biasa dilaksanakan Raja sudah bisa dilakukannya.
“Yang Mulia Putra Mahkota Pangeran MbS, berdasarkan perintah raja, telah memantau badan eksekutif utama negara sehari-hari, dan peran barunya sebagai perdana menteri berada dalam konteks tersebut,” ujar pejabat Kerajaan Arab Saudi.
Sebagaimana dilansir Britannica, Perdana Menteri Arab Saudi bertugas memimpin Dewan Menteri. Dewan tersebut bertanggung jawab atas urusan eksekutif dan administratif Arab Saudi, seperti kebijakan asing dan dalam negeri, pertahanan, finansial, kesehatan, dan edukasi.
Sekarang Pangeran MbS sangat berkuasa. Pada usianya yang masih tergolong muda, 37 tahun MbS secara de facto menjadi penguasa Kerajaan Arab Saudi. Baginya naik tahta menggantikan ayahnya Raja Salman bin Abdul Aziz al Saud tinggal menunggu waktu yang tak lama.
Siapakah Pangeran MbS?
Putra Mahkota MbS memiliki nama lengkap Mohammed bin Salman bin Abdulaziz bin Abdul rahman al-Saud. Ia lahir pada 31 Agustus 1985 dan merupakan putra Raja Salman bin Abdul-Aziz Al Saud dari istri ketiganya, Fahdah binti Falah bin Sultan bin Hatsliin.
Pangeran MbS adalah anak sulung dari Fahdah. Ia merupakan anak kedelapan dan putra ketujuh dari Raja Salman. Pangeran MbS memiliki dua saudara kandung, yakni Turki bin Salman dan Khalid bin Salman.
Pangeran MbS mengenyam pendidikan tingginya di Universitas Raja Saud 2003-2007 dengan program studi hukum. Setelah lulus, MbS bekerja di sektor swasta, sebelum menjadi asisten pribadi ayahnya. Dia bekerja sebagai konsultan untuk Komisi Ahli, bekerja untuk Kabinet Saudi.
Pada tanggal 15 Desember 2009, pada usia 24 tahun, Muhammad bin Salman memasuki dunia politik sebagai penasihat khusus ayahnya ketika ayahnya menjadi Gubernur Provinsi Riyadh. Karir MbS terus naik dari satu posisi ke posisi lainnya.
Ia pernah menjadi Sekretaris Jenderal Dewan Kompetitif Riyadh, penasihat khusus Ketua Dewan untuk Yayasan Raja Abdulaziz untuk Penelitian dan Arsip, dan anggota dewan pengawas Lembaga Albir di wilayah Riyadh.
Pada 23 Januari 2015, Pangeran MbS ditunjuk sebagai Menteri Pertahanan Arab Saudi. Kemudian selang dua tahun, tepatnya pada 21 Juni 2017, dia didapuk sebagai Putra Mahkota Arab Saudi. Kini pada usianya yang ke-37, Pangeran MbS ditunjuk sebagai Perdana Menteri Arab Saudi.
Pangeran MbS menikah dengan Putri Sarah binti Pangeran Masyhur bin Abdul Aziz Al Saud. Mereka memiliki empat anak yakni Pangeran Salman, Pangeran Masyhur, Putri Fahdah, dan Putri Noura.
Penulis: Wawan Idris




