mhnews.id.- Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki berkunjung ke Kabupaten Indramayu, salah satunya menghadiri kegiatan gelar produk UMKM memperingati Haul Akbar Habib Umar Bin Toha Bin Yahya ke 139 yang dilaksanakan di halaman Masjid Agung Indramayu, Rabu (21/9).
Menteri Teten secara resmi membuka kegiatan gelar produk UMKM bersama Bupati Indramayu Nina Agustina yang turut dihadiri para pejabat dan elemen masyarakat serta tokoh lintas agama.
Dalam sambutannya, Teten mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang terdapat bazar UMKM. Ia juga mengatakan bahwa membantu UMKM merupakan salah satu bentuk kecintaan kepada bangsa dan tanah air.
“Karena UMKM ini banyak jasanya bagi negeri ini. 97 persen lapangan kerja itu disediakan oleh UMKM, terutama sektor mikro yang jumlahnya 96 persen,” ucapnya.
Tanpa UMKM, katanya, polisi akan sibuk karena angka kriminalitas meningkat akibat masyarakat kehilangan pekerjaan. Disebutkan juga UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional. “99,9 persen pelaku usaha di Indonesia itu UMKM. Jadi, yang besar itu cuma 0,01,” sebutnya.
Sementara itu, Bupati Nina Agustina mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Indramayu telah melakukan upaya nyata untuk membantu UMKM. Menurutnya, UMKM harus bangkit pasca terdampak pandemi covid-19.
“Pemerintah Kabupaten Indramayu telah melakukan peluncuran program bela dan beli usaha kecil mikro dan industri kecil mikro. Diharapkan ini membuat usaha pelaku UMKM di Indramayu semakin berkembang serta perekonomian masyarakat dapat meningkat dan semakin maju,” ucapnya.
Pihaknya juga telah melakukan beberapa upaya diantaranya penguatan akses pembiayaan, pasar, dan legalitas. Soal penguatan akses pembiayaan, dilakukan melalui program unggulan yaitu kredit usaha warung kecil (kruwcil).
Program tersebut merupakan program untuk membantu para pelaku usaha warung kecil dalam mengakses permodalan yang besarnya Rp 500.000,00 hingga Rp 5.000.000,00. “Dengan persyaratan mudah, tidak menggunakan agunan, bunga rendah, dan proses yang sangat cepat,” ungkapnya.
Pemkab Indramayu juga telah melakukan penguatan akses pasar diantaranya melakukan pelatihan digital marketing, pelatihan foto produk bagi UMKM, dan mengikutsertakan UMKM dalam kegiatan promosi produk UMKM di beberapa acara.
Dilakukan juga kerja sama dengan toserba Yogya Indramayu untuk mempromosikan produk-produk UMKM yang bertujuan agar bisa dikenal dan dinikmati melalui pasar modern.
“Sedangkan penguatan akses legalitas meliputi membantu porses izin sertifikasi halal, membuat rekomendasi membuat hak merek, membantu UMKM dalam membuat Nomor Induk Usaha (NIB), menerima konsultasi dari UMKM untuk mengurus legalitas usaha dan lain sebagainya,” katanya.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




