MHNEWS.id.- Dalam akun Instagramnya, calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo membagikan momen keakrabannya dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Dalam foto yang diunggahnya pada Minggu (29/11/2023) Ganjar berpelukan erat dengan Basuki. Tampak wajah Basuki begitu sedih. Bahkan bila dilihat lebih detail, Basuki orang yang sangat humoris itu tampak menahan tangis.

Ganjar tampak mengenakan kemeja hitam dan Basuki memakai kemeja putih. Foto pertama memperlihatkan keduanya saling berpelukan dan di foto lainnya keduanya bersalaman.

Momen Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berpelukan dengan Ganjar Pranowo. Foto: Instagram_ganjar parnowo

Ganjar lantas menuliskan keterangan di postingannya itu. Ganjar mengaku dia dan Basuki saling merindu dan akan selalu berjalan bersama.

“Saling merindu dan akan selalu berjalan bersama,” tulis Ganjar sambil menyisipkan emoji hati. Diketahui, Basuki dinyatakan sebagai kader PDIP. Basuki kerap hadir di beberapa acara PDIP.

Soal Basuki kader PDIP itu dikonfirmasi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Hasto mengatakan Basuki memiliki KTA PDIP.

“Pak Basuki beliau ber-KTA PDI Perjuangan, beliau menjalankan tugas-tugas membangun koneksitas Indonesia bagi kemajuan Indonesia raya kita,” kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, di Sekolah Partai DPP PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022).

Hasto mengungkap Basuki juga dekat dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Menurutnya, Megawati-lah yang mengajukan Basuki sebagai menteri sejak pemerintahan Presiden Jokowi periode pertama.

“Lho dulu awal-awal Pak Basuki, yang mengusulkan Bu Mega. Jadi, menteri yang termasuk pertama pada 2014 yang diusulkan Bu Mega itu Pak Basuki, juga Ibu Retno. Sehingga sejak awal kalau Ibu Mega memilih orang terbaik,” ujarnya.

Pemandangan serupa sebelumnya diperlihatkan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dalam video yang kemudian viral di media sosial.

Netizen mengomentari suasana politik terkinilah yang mebuat Menteri Basuki maupun Menteri Sri Mulyani begitu sedih. Suasana politik saat ini dinilai netizen sangat tidak sejalan dengan keduanya.

Penulis: Wawan Idris