MHNEWS.id.- Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Bupati (Wabup) Indramayu yang bertugas menentukan figur pengganti Lucky Hakim telah dibentuk DPRD dan segera melaksanakan fungsinya.

Ketua Panlih Wabup Indramayu Drs. Muhaemin mengatakan pihaknya menunggu partai pengusung, PDI-P, Gerindra, dan NasDem, untuk mengusulkan dua nama yang sama untuk dipilih anggota DPRD Kabupaten Indramayu.

Namun, hingga saat ini, tiga partai pengusung tersebut belum ada titik temu dalam menyodorkan dua nama, sehingga Panlih Wabup pun belum melaksanakan tugas dan fungsinya.

“Kalau sekarang pengusung mengusulkan, (sementara) kita nggak ada perangkatnya (belum dibentuk Panlih) kan juga salah. Jadi ketika tidak ada (belum ada yang diusulkan), ya sudah, tidak ada kerja untuk Panlih,” kata Muhaemin usai rapat paripurna, Senin (19/6/2023).

Muhaemin menjelaskan bukan bermaksud tanpa menetapkan target waktu, melainkan berkaca pada momen yang sama oleh Panlih Wabup pada periode lalu. Pasalnya, saat itu Panlih beberapa kali membuka pendaftaran berlalu begitu saja tanpa pendaftar.

“Kita sangat menunggu adanya calon yang diusung oleh partai pengusung, baru kita bekerja. Begitu ada pendaftaran, ya kita siap bekerja, dari mulai verifikasi, syarat-syarat, ketentuannya, secara umum. Ayo baru kita bekerja,” tegas politisi Partai Golkar ini.

Pihaknya juga ingin memastikan tentang batas waktu masih dimungkinkannya diisinya kekosongan Wakil Bupati untuk mendampingi Bupati Nina Agustina di sisa masa jabatannya. Karena itu, Panlih Wabup juga akan berkirim surat kepada Kemendagri RI untuk mendapatkan kepastian waktunya.

“Deadline-nya kapan sih kekosongan ini, kita ingin minta ada jawaban khusus dari Kemendagri. Nanti dari Panlih melalui lembaga dewan, berkirim surat kepada Kemendagri,” jelasnya.

Dikatakan, Panlih Wabup Indramayu diisi 15 anggota DPRD terdiri dari perwakilan fraksi-fraksi. Mereka akan bekerja menyiapkan sarana atau perangkat untuk proses pemilihan Wabup Indramayu yang mengalami kekosongan.

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris