mhnews.id.- Direktur utama PDAM Tirta Darma Ayu Indramayu, Ady Setiawan menyarankan konsumen PDAM agar memiliki tandon atau tangki air cadangan untuk menampung air ledeng yang dapat dimanfaatkan pada saat terjadi kelangkaan akibat kondisi tertentu.
Tandon atau tangki bermanfaat untuk menampung air ledeng saat sedang normal dan dapat digunakan pada kondisi tertentu semisal, jaringan distribusi air PDAM dalam perbaikan atau adanya jaringan listrik mati. Dengan demikian masyarakat tidak kesulitas air bersih.
“Jadi pas tiba-tiba layanan PDAM ada gangguan atau mati, masyarakat sudah punya persediaan air dari tandon itu. Sekarang kan banyaknya hanya ditampung di ember yang kapasitasnya kecil. Kalau tandon besar,” kata Ady Setiawan kepada mhnews.id, Selasa (18/10).
Dikatakan Ady, PDAM membolehkan pelanggan memasang tandon sepanjang untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari hari. Bahkan rencanya PDAM Tirta Darma Ayu ini akan membuat program kridit tandon bagi konsumen PDAM.
“Program ini memang baru akan dimulai tahun depan dan hanya diberikan bagi konsumen yang berminat saja. Ini kan sifatnya program, bagi yang berminat silahkan daftar, bagi yang tidak juga tidak apa-apa. Bagi yang berminat, bisa mendaftar melalui cabang unit masing-masing,” jelasnya.
Menanggapi rencana program kredit tandom, Hamidah (60) warga Kompleks Margamekar, Indramayu mengatakan, seharusnya bukan tandom yang ditawarkan, tetapi PDAM sebagai perusahaan daerah air minum harus maksimal memperbaiki jaringan distribusi layanannya.
“Jangan nawarin kridit, kalo kridit kan harus bayar dan tandon bukan solusi. PDAM seharusnya menambah jumlah ketersediaan air dan pompa pendorongnya sehingga air bisa mengalir dengan normal kapan saja. Jangan sampe crat-cret, kadang butek, kadang mati,” tegas Hamidah.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




