mhnews.id.- Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memutuskan menetapkan nomor urut partai politik peserta Pemilu 2024 yang sudah berada di parlemen tetap sama seperti pada Pemilu 2019.
Berdasarkan keputusan tersebut maka PDIP dan delapan partai politik lainnya nomor urutnya sama, kecuali PPP yang memilih opsi mengambil undian. PDIP misalnya tetap di nomor urut 3, PKB nomor urut 1, Gerindra nomor urut 2, dan Golkar nomor urut 4.
Meskipun PDIP berada di nomor urut 3, akan tetapi elektabilitasnya tetap selalu berada di nomor 1 alias paling unggul. Data terkini, berdasarkan hasil jajak pendapat Poltracking, elektabilitas partai besutan Megawati Soekarno Putri ini di posisi teratas.
Berdasarkan hasil survei yang berlangsung 26 November-2 Desember itu, PDIP memiliki elektabilitas tertinggi di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DKI Jakarta.
Melansir Kompas.com, tingkat elektoral PDI-P di Jawa Tengah mencapai 43,1 persen, kemudian di Jawa Barat sebesar 15,2 persen, dan 20,1 persen di DKI Jakarta.
Di Jawa Tengah, angka elektoral PDI-P dominan, bahkan berbanding jauh dari elektabilitas partai politik (parpol) urutan keduanya yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mendapatkan elektabilitas 13,3 persen.
Sementara itu, di Jawa Barat, elektabilitas parpol yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu bersaing dengan Partai Golkar yang meraih tingkat elektoral sebesar 14,2 persen.
Jarak elektabilitas keduanya hanya 1 persen. Untuk di DKI Jakarta, elektabilitas PDI-P ditempel oleh Partai Nasdem di urutan kedua dengan raihan 14,3 persen.
Adapun survei berlangsung di lima provinsi pulau Jawa, yakni Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Banten.
Terdapat 1.000 responden yang terlibat di tiap-tiap provinsi tersebut. Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error lebih kurang 3,1 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Jajak pendapat pun dilakukan melalui wawancara tatap muka.
Penulis: Wawan Idris




