ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIN. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa‘ala alihi wa shohbihi wa sallam. Masjid itu tempat suci, terlebih lagi Masjidil Haram. Maka saat memasukinya disunnahkan membaca doa.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menganjurkan kepada umat islam untuk berziarah ke tiga masjid, termasuk Masjidil haram. Diriwayatkan dari Sa’id bin Musayyab, dari Abu Hurairah RA, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

(Seseorang) tidak boleh melakukan perjalanan, kecuali tiga masjid (yaitu) Masjidil Haram, masjidku ini (Masjid Nabawi), dan Masjidil Aqsha. (H.R. Bukhari, Muslim dan Abu Daud).

Sholat di Masjidil Haram juga mengandung keutamaan yang besar dibandingkan dengan sholat di tempat lain, yaitu pahalanya dilipatgandakan 100 ribu kali. Jabir R.A. meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam pernah bersabda:

Melaksanakan sholat (satu kali) di masjidku ini lebih baik daripada melaksanakan sholat seribu kali di masjid lainnya, kecuali Masjidil Haram. Melaksanakan sholat (satu kali) di Masjidil Haram lebih baik daripada melaksanakan sholat seratus ribu kali di masjid lainnya. (H.R. Ahmad).

Karena begitu banyak keutamaan Masjidil Haram, maka umat muslim yang hendak memasukinya dianjurkan untuk membaca doa. Lantas, seperti apa bacaannya?

Mengutip dari buku Panduan Terlengkap Ibadah Muslim Sehari-hari karya K.H. Muhammad Habibillah, berikut bacaan doa memasuki Masjidil Haram arab, latin, beserta artinya.

اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ فَحَيْنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ وَتَعَالَيْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ اَللّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَمَغْفِرَتِكَ وَأَدْخِلْنى فِيْهَا بِسْمِ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللهِ

Allahumma antas salaam wa minkas salaam fahayyinaa rabbana bis salaam wa adkhilnal jannah daaras salaam, tabaarakta wa faʼaalaita yaa dzal jalaali wal ikraam. Allahummaf tah lii abwaaba rahmatik wa maghfiratik wa adkhilnii fiihaa. Bismillaah wal hamdulillah was shalaatu was salaamu ‘alaa rasuulillah.

Ya Allah, Engkaulah sumber keselamatan, dari-Mu-lah datangnya keselamatan, dan kepada-Mu kembalinya semua keselamatan. Maka bangkitkanlah kami, wahai Tuhan, dengan selamat sejahtera, dan masukkanlah ke dalam surga, negeri keselamatan serta kebahagiaan.

Maha banyak anugerah- Mu dan Maha Tinggi Engkau, wahai Tuhan yang memiliki keagungan dan kehormatan. Ya Allah, bukakanlah untukku pintu rahmat-Mu. Aku masuk masjid ini dengan nama Allah disertai dengan segala puji bagi Allah serta shalawat dan salam untuk Rasulullah.

Setelah memasuki Masjidil Haram kemudian melihat Kakbah, maka dianjurkan pula untuk membaca doa melihat Kakbah. Berikut ini bacaannya:

اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيْفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً وَزِدْ مَنْ شَرَفَهُ وَكَرَّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِ اعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَبِرا

Latin: Allahumma zid haadzaal baita tasyriifaa wa ta’dhiimaa wa takriimaa wa mahaabah wa zid man syarafahu wa karramah mimman hajjahu awi’tamarah tasyriifaa wa ta’dhiimaa wa takriimaa wa birran.

Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan wibawa pada Baitullah (Ka’bah) ini. Dan, tambahkan pula pada orang-orang yang memuliakan, mengagungkan, dan menghormatinya di antara mereka yang sedang berhaji atau berumrah dengan kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kebaikan.

Penulis: Wawan Idris