MHNEWS.ID.- Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin menyarankan PMI harus terus berinovasi, adaptif terhadap tantangan zaman, dan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Wabup Syaefudin mengatakan hal itu pada peringatan HUT ke- 80 PMI, HUT ke-36 Unit Donor Darah (UDD), sekaligus Launching Bulan Dana PMI 2025 yang berlangsung di Pendopo Indramayu, Selasa (30/9/2025).
Dalam kesempatan itu Wabup Syaefudin yang juga dalam struktur organisasi tersebut menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Indramayu menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh relawan PMI.
“Atas nama Bupati Indramayu, saya menyampaikan salam hormat dan selamat ulang tahun ke-80 untuk PMI. Semoga PMI selalu hadir sebagai lembaga sosial dan kemanusiaan yang melayani tanpa pandang bulu,” ucapnya.
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Panitia Launching Bulan Dana PMI Kabupaten Indramayu, Wabup juga mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung suksesnya program tersebut.
“Dalam kondisi darurat, PMI menjadi garda terdepan, baik dalam donor darah, penanganan bencana, maupun bantuan sosial. Mari bersama-sama kita sukseskan Bulan Dana PMI 2025 demi kemajuan PMI dan kesejahteraan masyarakat Indramayu,” tegasnya.
Rangkaian acara dimeriahkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada pendonor darah yang telah mendonorkan lebih dari 50 kali, 75 kali, hingga 100 kali.
Wabup juga menyerahkan trofi lomba gerak jalan HUT PMI ke-80 kepada PMR Madya SMPN 1 Indramayu dan PMR Wira SMAN 1 Kandanghaur.
Dalam kesempatan yang sama Ketua PMI Kabupaten Indramayu, Mulya Sedjati mengungkapkan pihaknya kerap menghadapi kekurangan darah juga sekaligus mengalami kendala saat stok berlebih, karena masa berlaku darah hanya 10 hari.
Kendati demikian, relawan PMI tetap sigap, baik dalam pelayanan darah maupun saat bencana, berkoordinasi dengan BPBD, hingga mengirim relawan ke daerah lain.
Kegiatan ditutup dengan penggalangan dana secara simbolis yang dipandu langsung oleh Wakil Bupati Syaefudin, sejalan dengan semangat gotong royong dan visi Indramayu Bermartabat (REANG).
Penulis : Roro Wilis
Editor : Wawan Idris



