mhnews.id.- PT Pertamina Gas (Pertagas) melaksanakan kegiatan penanaman pohon, pembersihan pantai, dan edukasi abrasi di Pantai Rembat Desa Juntinyuat, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Kamis (24/11/2022).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pertagas Operation West Java Area (OWJA) bersama Dinas LH, BPBD, Dinas Pariwisata Kabupaten Indramayu, dan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah IX Provinsi Jawa Barat, Kantor Perwakilan SAR Bandung, dan Pemerintah Desa Juntinyuat.
Kolaborasi ini dilaksanakan sekaligus memperingati World Tree Day yang jatuh pada 21 November dan Hari Menanam Pohon Indonesia yang jatuh pada 28 November 2022 serta merupakan bagian dari program CSR Perisai Bumi yang diinisiasi Pertagas OWJA sejak tahun 2018-2019.
Pada kegiatan ini diikuti 50 siswa Sekolah Dasar Negeri yang ada di Kecamatan Juntinyuat, guru, dan instansi terkait lainnya. “Kita libatkan siswa SD dan masyarakat, mereka kita edukasi cara tanggap menghadapi abrasi pantai,” jelas Hendra kepada mhnews.id, Kamis (24/11/2022).
GM Pertagas Operation East Region, Hendra Tria Putra Nasution menjelaskan kegiatan costal clean up dan edukasi abrasi merupakan upaya menyebarluaskan informasi mengenai cepat tanggap menghadapi bencana kepada berbagai elemen masyarakat dan meningkatkan ketahanan daerah dalam menanggapi bencana khususnya abrasi.
Dalam edukasi ini, Patragas dan kelompok pengelola Wisata Pantai Rambat membagikan pengetahuan terkait abrasi meliputi penyebab, dampak, dan upaya pencegahannya, termasuk kegiatan penanaman vegetasi pantai.
Program Perisai Bumi diawali Pertagas dengan assessment bencana abrasi di kawasan Juntinyuat pada 2018 hingga 2019. Hasil assessment membuktikan geotube dapat menjadi solusi mengatasi abrasi. Maka pada tahun 2020 program geotube mulai dikerjakan dan di pasang di pantai sepanjang 240 meter dan selesai pengerjaannya pada tahun 2021.
“Geotube atau geotextile tube adalah produk geosintetik berbentuk tabung dengan material berupa pasir, kerikil, dan mortar yang digunakan sebagai pemecah gelombang atau penguatan tebing pantai sehingga dapat manahan abrasi yang telah terjadi,” papar Hendra.
Pada kegiatan ini dilakukan penanaman 800 pohon cemara laut dan mangrove jenis rhizopora apiculate dan di Pantai Rembat yang diikuti oleh seluruh peserta kegiatan. Sepanjang tahun 2021-2022, Pertagas bersama Kelompok Petani Mangrove telah menanam sejumlah total 2.650 pohon mangrove dan cemara laut.
Selesai melakukan penanaman mangrove dan cemara laut, dilakukan kegiatan bersih-bersih sampah pantai atau coastal clean up dan bimbingan edukasi bagi anak SD. Menangapi kegiatan ini Riyanto, Kepala SDN 2 Juntinyuat merasa bersyukur dilibatkan dalam kegiatan Pertamina tersebut.
“Kami senang Pertagas dan dinas terkait berkenan membagikan ilmunya sehingga anak-anak kami bisa sedari dini memahami bagaimana menjaga pantai di sekitarnya, menjaga kebersihan, dan membuang sampah pada tempatnya, serta bencana abrasi,” kata Riyanto.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




