mhnews.id.- Petani di Kecamatan Balongan diminta kekompakannya agar masa tanam satu atau disebut juga musim rendeng dilakukan pada Januari 2023. Hal itu mengingat berbagai faktor seperti masa pengeringan irigasi yang masih berlangsung saat ini dan pertimbangan lainnya.
“Para petani diminta masa tanam satu kompak dilaksanakan Januari 2023. Saat ini kan masih pengeringan, biarkan lahan itu diistirahatkan,” kata Camat Balongan Opik Hidayat usai kegiatan Pembinaan Kelompok Tani dan Kelompok Wanita Tani di kantor Camat Balongan, Kamis (10/11).
Sementara , Kepala UPTD Ketahanan Pangan dan Pertanian Indramayu Wilayah Kecamatan Balongan, Lia Fitriyani mengatakan pihaknya telah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan petani menjelang masa tanam satu ini. Intinya agar petani mempersiapkan segala sesuatunya lebih awal sebelum masa tanam tiba.
“Diantaranya kami sudah membagikan kartu tani, agar ketika membutuhkan pupuk pada saat masa tanam yang sebentar lagi itu petani sudah tinggal membeli dan tidak diributkan persoalan pupuk saat dibutuhkan,” ujarnya kepada mhnews.id.
Sedangkan Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan Kecamatan Balongan H. Hilmi Agus Tantowi mengakui kekompakan petani di Kec. Balongan sangat di butuhkan. Kalau kompak akan membawa kebaikan bagi petani dari berbagai sisi diantaranya agar serangan hama tidak terlalu fatal terhadap tanaman padi.
“Yang penting lagi yaitu menyesuaikan dengan datangnya stok pupuk pada bulan Januari. Jadi, ketika petani waktunya memupuk, ketersediaan pupuk ada,” ungkapnya.
Karena itu, pihaknya sepakat jika masa tanam satu di Kecamatan Balongan dilaksanakan pada Januari 2023. Dengan demikian, petani sudah mulai mempersipkan lahan dan menyemai bibit padi sejak Desember 2022.
“Menyemai bibit padi kan dilaksanakan pada bulan Desember. Semaian itu membutuhkan waktu kurang lebih 25 hari, cukuplah kira-kira sampai pada bulan Januari itu untuk waktunyna ditanam,” jelasnya.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




