mhnews.id.- Smart living/environment merupakan suatu program yang menginisiasi warga desa untuk menciptakan lingkungan yang sehat, asri, bersih, asli dan rapi (sabar) sebagai upaya untuk menjaga lingkungan desa demi generasi di masa mendatang secara berkelanjutan.
Program inilah yang sekarang lagi dilaksanakan Desa Cangkingan, Kecamatan Kedokan Bunder sekaligus menjadi satu-satunya desa di Kabupaten Indramayu yang berupaya keras mewujudkan smart living/environment di desanya.
Gerakan Desa Hijau (Gardu) merupakan salah satu cara untuk mewujudkan konsep smart living/environment dengan melibatkan berbagai pihak dan memberdayakan masyarakat. Aplikasi program ini yaitu melalui penataan lingkungan dalam bentuk penanaman pohon.
Sedikitnya sebanyak 2.500 bibit pohon yang ditanam di wilayah Kali Jajar Desa Cangkingan, Jum’at (28/10/2022). Diharapkan dalam beberapa waktu ke depan Kali Jajar akan menjadi area terbuka hijau dan dapat menciptakan lingkungan sehat, asri, bersih, asli, dan rapi.
Sekretaris Kecamatan Kedokan Bunder, Awan Gunawan menjelaskan, program penanaman yang dilaksanakan di Desa Cangkingan sangat membantu masyarakat dalam melestarikan lingkungan terutama penghijauan sebagai upaya untuk mewujudkan smart living/environment.
Menurut Awan, Bupati Indramayu, Nina Agustina sangat mengapresiasi inovasi-inovasi yang dilakukan oleh pemerintah Desa Cangkingan. Selain terus berinovasi Desa Cangkingan juga berkomitmen menjaga lingkungan agar tetap asri dan bersih sesuai dengan visi Indramayu Bermartabat dan misi Sapta Nata Mulia Jaya.
“Terima kasih kepada semua pihak yang berkolaborasi untuk melaksanakan program Gardu sebagai upaya mewujudkan smart living di Desa Cangkingan,” tegas Didi.
Penulis : Daniswara
Editor : Wawan Idris




