MHNEWS.id.- Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologu, Nadiem Anwar Makarim mengapresiasi program Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) Kelas Muda Angkatan 1 yang diselenggarakan PWI Pusat.
Ia meyakini peserta SJI merupakan wartawan muda berintegritas dan bertanggung jawab yang siap menjadi pendidik masyarakat. Menurutnya, peran jurnalis juga tak semata menjadi pekerja publikasi dengan honor hitungan per publikasi.
“Tapi harus merasa misinya jurnalis adalah untuk mendidik masyarakat. Jurnalis itu sama pentingnya dengan guru,” katanya yang akrab disapa Mas Menteri ini dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut, Selasa (6/2/2024).
Bahkan, ia menjelaskan jurnalis berdampak lebih besar daripada guru. Sebab, tulisan jurnalis dapat diakses dan dibaca masyarakat luas tak terbatas.
“Karena satu artikel bisa dibaca jutaan mahasiswa, masyarakat Indonesia dan lainnya. Pada kesempatan yang baik ini saya ingin mengucapkan terima kasih atas inisiatif PWI ini,” tambahnya.
Diketahui, PWI Pusat melaksanakan SJI Kelas Muda Angkatan 1. Kegiatan tersebut dilaksanakan di gedung PWI Jawa Barat, Selasa-Sabtu (6-10/2/2024).
Untuk Angkatan pertama ini SJI diikuti sebanyak 32 peserta yang merupakan perwakilan dari PWI Kabupaten/Kota di Jawa Barat. Dari PWI Indramayu sendiri diwakili wartawan MHNEWS.id dan Tabloid MH, Rohman.
Ada pun pemateri SJI antara lain M. Dahlan Abubakar yang menyajikan topik ‘Berpikir kritid dan kreatif’, Suprapro (Mencari dan mengembangkan berita, dan Ahmed Kurnia (Teknik wawancara).
Selain itu ada Uni Lubi (Jurnalisme Multitasking), Zamran Syah (Jurnalisme data), Tagor Siagian (Fotografer jurnalistik), dan Merdi Sofansyah (Video jurnalistik).
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




