mhnews.id.- Sudah hampir sepekan, gelombang pasang disertai angin kencang menerjang kawasan pesisir utara Kabupaten Indramayu, akibatnya sejumlah rumah rusak dan ambruk terbawa arus.
Kejadian terparah akibat amukan ombak dan badai ini menimpa warga di sepanjang pesisir Eretan, Kecamatan Kandanghaur. Warga di sepanjang pesisir ini memang sudah menjadi langganan ditimpa musibah gelombang pasang.
Dilaporkan warga setempat, Wenda (54) akibat amukan badai ini selain rumah ambruk juga saat ini terendam air alias kebanjiran. Warga pun kini mengungsi ke tempat yang dianggap lebih aman, yaitu ke rumah keluarga yang berada di luar Desa Eretan.
“Ya, bagaimana lagi. Musibah ini sudah biasa menimpa kami. Hanya saja peristiwa kali ini jauh lebih parah. Amukan badai dan ombak kali ini mengakibatkan banyak rumah yang terbawa ambruk,” ungkap Wenda, Minggu (1/1/2023).
Dikatakan, amukan badai dan ombak ini sudah berlangsung hampir sepekan. Sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan mereda. Selain rumah yang rusak dan terendam badai kencang juga menumbangkan beberapa pohon besar.
Sejauh ini belum ada laporan korban luka dan korban jiwa. Sementara ratusan warga terdampak gelombanh besar memilih mengungsi, mencari tempat perlindungan.
Kondisi terparah dialami warga Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur. Gelombang pasang menerabas jauh hingga menyentuh jalan utama Pantura. Beberapa rumah di sana, terendam. Malah sejumlah rumah yang jaraknya dekat denga pantai rusak bahkan ambruk.
Ratusan warga Eretan Kulon pun memilih keluar dari permukiman karena rumah tersapu gelombang pasang. Mereka berkumpul di pinggir sepanjang jalan Pantura.
Kondisi tersebut sempat membuat lalu lintas tersendat menyusul banyaknya warga berkumpul dan pengguna jalan memperlambat kendaraan.
Pantauan siang ini, gelombang pasang masih berlangsung. Ombak laut utara Jawa tampak tinggi dan mengalir deras ke arah permukiman. Keadaan diperparah oleh tiupan angin yang juga kencang.
“Keadaan ini terjadi sejak Jumat malam sampai saat ini. Ngeri banget, ombaknya sangat besar, anginnya juga kencang,” ujar warga lain yang Bernama Rohman kepada mhnews.id.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




