MHNEWS.id.- Bupati Indramayu, Nina Agustina dipastikan akan didukung kembali Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Mangga tahun 2024.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Indramayu, Sirojudin beberapa waktu lalu mengungkapkan peluang Nina Agustina diusung kembali partainya sangat besar bahkan menjadi sebuah keniscayaan. Nina dinilai berhasil selama memimpin Indramayu.

“Prestasi Bu Nina selama memimpin Indramayu sangat fenomenal. Banyak penghargaan yang diraih atas keberhasilan memimpin, membangun, dan memajukan Indramayu,” ujar Sirojudin.

Sementara itu, setelah memastikan menjadi pemenangan dalam pemilihan legislatif, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kini tengah mempersiap pemilihan kepala daerah (Pikada).

Partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini optimis dapat mengantarkan kader-kadernya bisa memenangkan Pilkada 2024, baik untuk jabatan Bupati, Wali Kota, maupun Gubernur.

Untuk meraih kemenangan tersebut kini PDIP tekah membentuk Tim Pemenangan Pilkada Nasional. Adian Napitupulu ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan dan Aria Bima menjadi Sekretaris Tim Pemenangan.

“Saat ini sudah dibentuk Tim Pemenangan Pilkada secara Nasional yang sudah ditandatangani SK-nya oleh Ketua Umum PDI-Perjuangan,” kata Adian Napitupulu di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Sabtu (25/5/2024).

Adian mengatakan dalam Pilkada 2024, PDIP dapat mencalonkan sendiri pasangan calon kepala daerah di 142 kabupaten/kota yang tersebar di 11 provinsi. Adian menyebut tak tutup kemungkinan PDIP juga akan menjalin kerjasama dengan partai lain.

Adian menangkap pesan penting yang disampaikan oleh pengurus daerah PDIP di seluruh Indonesia. Adian mengatakan semuanya sepakat agar kejadian-kejadian dalam Pilpres tidak terulang kembali.

Adian mengatakan partainya ingin agar Pilkada menjadi pertarungan yang sehat dan tidak menakutkan. Adian ingin rakyat harus bisa datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) secara riang dan gembira.

“Dan memilih dengan bebas tanpa diintimidasi, distop fasilitasnya, dikurangi bantuan sosial dan sebagainya. Itu harapan kita sama-sama yang dapat saya simpulkan,” tuturnya.

Penulis: Wawan Idris