MHNEWS.id.- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Wiralodra Indramayu berusaha mencetak mahasiswa Gen Z untuk menghadapi tantangan dan harapan bangsa.
Upaya tersebut diantaranya melalui pintu masuk yang tak lain Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) sebagai pendidikan kaderisasi bagi calon anggota baru PMII.
Ketua Pengurus Komisariat (PK) PMII Universitas Wiralodra (Unwir) Indramayu, Abdul Rosyid mengatakan bahwa Gen Z atau generasi Z yang merupakan generasi kekinian sangat tepat untuk mengeyam pendidikan kaderisasi PMII.
Pihaknya juga mengejawantahkan kaderisasi PMII yang lebih inklusif sesuai tantangan zaman saat ini. “Gen Z memang babak terbaru dalam ensiklopedia aktivis muda selama beberapa dekade,” kata Rosyid kepada MHNEWS.id, Minggu (29/10/2023).
Ia pun mengutip perkataan Bung Karno sebagai motivasi kaum muda layaknya Gen Z bahwa mereka dapat menghadapi tantangan dan menjadi jawaban dari harapan bangsa.
Perkataan Bung Karno dimaksud yaitu ‘beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya, dan beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncang dunia’.
“Kalimat Bung Karno tersebut diakui sangat memotivasi generasi muda agar berbuat untuk menjadi jawaban terhadap tantangan dan harapan bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang PMII Kabupaten Indramayu, Febi Soeharto berharap MAPABA tersebut sebagai pengejawantahkan Nilai Dasar Pergerakan PMII. “Untuk mencetak anggota baru yang lebih unggul sesuai tantangan zaman saat ini,” harapnya.
Sebagai informasi, kegiatan MAPABA tersebut diikuti 150 peserta mahasiswa baru yang tersebar dari 8 fakultas di Unwir Indramayu.
Adapun lokasi MAPABA yang dilaksanakan tiga hari tersebut bertempat di Bumi Perkemahan Kebun Raya Kuningan Kec. Pasawahan-Kuningan pada Jumat-Minggu (27-29/10/2023).
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




