MHNEWS.ID.- MD KAHMI menyampaikan keprihatinan mendalam atas meninggalnya almarhum Affan Kurniawan, yang menjadi korban dalam aksi unjuk rasa beberapa hari terakhir.
Pernyataan itu disampaikan Ketua Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Indramayu, R. Ganjar Tirta Pramahyana, S.H., M.H., Sabtu (30/8/2025).
Pihaknya menuntut investigasi independen, transparan, dan akuntabel terhadap peristiwa tersebut.
“MD KAHMI Indramayu mengutuk segala bentuk kekerasan dan tindakan represif aparat negara dalam menghadapi aspirasi rakyat,” kata Ganjar dalam pernyataan sikapnya.
Menurut Ganjar, aksi demonstrasi adalah hak konstitusional warga negara yang dilindungi oleh UUD 1945 dan harus dijamin dan dikawal salurannya oleh negara, termasuk aparat keamanan.
MD KAHMI Indramayu juga mendukung aspirasi rakyat yang disampaikan melalui unjuk rasa. Sebab, aspirasi tersebut lahir dari sikap keprihatinan dan proses atas ketidakadilan yang dirasakan rakyat.
Pihaknya pun percaya bahwa pemerintah harus mendengarkan dan menanggapi aspirasi rakyat dengan serius.
Selain itu, MD KAHMI Indramayu menghimbau semua pemangku kepentingan untuk tidak menggunakan cara-cara primitif dalam pemenuhan kepentingan kekuasaan.
“Demokrasi kita harus naik lebih tinggi derajatnya untuk kepentingan rakyat,” kata Ganjar.
MD KAHMI Indramayu menegaskan komitmennya untuk selalu berdiri bersama rakyat dalam menegakkan demokrasi, keadilan, dan kemanusiaan.
MD KAHMI Indramayu juga akan melakukan langkah-langkah solutif yang cepat dan konstitusional untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi oleh rakyat.
“MD KAHMI Indramayu akan terus mengawal dan mengawasi jalannya pemerintahan dan proses demokrasi di Indonesia, sehingga kepentingan rakyat dapat terwakili dan terjamin,” ucapannya.
“MD KAHMI Indramayu juga berharap bahwa pemerintah dan semua pemangku kepentingan dapat mendengarkan dan menanggapi aspirasi rakyat dengan serius,” pungkasnya.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris



