MHNEWS.id.- PKB didirikan para ulama, maka sudah seyogyanya partai ini memperjuangkan nasib para ulama, pimpinan pesantren, imam masjid, imam mushola, para guru ngaji, dan guru madrasah.
Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda menegaskan hal tersebut dalam acara Ijtima Ulama Indramayu yang digelar Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Indramayu, di Hotel Aston Cirebon, Sabtu (27/05/2023).
Kegiatan yang bertema “Ulama Bangkit Bersatu Menjemput Kemenangan” tersebut dihadiri 700 ulama yang terdiri dari para pimpinan pesantren, imam masjid, imam mushola, dan Ketua Dewan Syuro Ranting PKB Se-Kabupaten Indramayu.
Turut hadir Pengurus DPP PKB, K.H. Maman Imanul Haq, Anggota F-PKB DPR RI, H. Dedi Wahidi, Anggota F-PKB DPRD Jawa Barat, H.M. Sidkon Jampi dan Yuningsih, Ketua DPC PKB Indramayu, Amroni, S.I.P., serta para Bacaleg PKB Se-Kabupaten Indramayu.
Ijtima ulama Indramayu merupakan forum silaturahmi dan konsolidasi gagasan dan pandangan konstruktif para ulama, para kiai, dan pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Indramayu dalam menghadapi Pemilu 2024.
Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda menyampaikan beberapa isu penting yaitu kekuatan umat Islam, isu kemiskinan, serta nasib kesejahteraan para ulama, guru ngaji, dan guru madrasah ke depan.
“PKB adalah partai yang didirikan oleh para ulama, maka sudah seyogyanya PKB akan terus memperjuangkan nasib para ulama, pimpinan pesantren, imam masjid, imam mushola, serta para guru ngaji dan guru madrasah” tegas Syaiful Huda.
Ia juga menyampaikan bahwa arah pembangunan harus benar-benar buttom up, bukan top down, supaya anggaran negara bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat desa.
Menurutnya, momentum perbaikan harus diciptakan dengan cara para ulama dan santri tidak boleh hanya berdiam diri, melainkan harus bisa masuk pada wilayah-wilayah strategis eksekutif dan legislatif.
“Dalam hal ini PKB terus mendorong Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar untuk menjadi Presiden RI 2024 mendatang supaya arah perbaikan itu bisa direalisasikan,” katanya.
Ketua DPC PKB Indramayu, Amroni, S.I.P. menyampaikan, Ijtima Ulama Indramayu digelar untuk memastikan kinerja dan program PKB selalu dalam pengawalan dan arahan ulama. Juga untuk menguatkan keterpautan perkhidmatan ulama dengan kehidupan kebangsaan dan masalah keumatan.
“Ijtima Ulama Nusantara diharapkan menyamakan visi tentang perjuangan politik PKB sebagai wasilah mewujudkan cita-cita luhur mu‘assis Nahdlatul Ulama,” harap Amroni.
“Juga untuk meneguhkan soliditas dan kebersamaan para ulama dengan misi perjuangan dan agenda politik PKB, baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang, khususnya di Kabupaten Indramayu,” tambahnya.
Ijtima Ulama Indramayu tersebut menghasilkan beberapa rekomendasi, diantaranya adalah:
1. Memberi dukungan kepada Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar untuk maju sebagai Calon Wakil Presiden RI pada perhelatan Pilpres 2024.
2. Meminta kepada PKB untuk mengusung kadernya sendiri yaitu H. Syaiful Huda sebagai Calon Gubernur Jawa Barat pada Pilkada Serentak tahun 2024.
3. Meminta PKB untuk memperkuat program-program kesejahteraan masyarakat kecil seperti memastikan pendistribusian pupuk yang cukup dan tepat sasaran untuk petani, serta penyaluran solar bersubsidi untuk nelayan.
Ijtima ulama tersebut juga mendorong program keumatan yang berkaitan dengan pesantren, majelis ta’lim, ekonomi keumatan, peningkatkan kesejahteraan guru madrasah, dan memperjuangkan kesejahteraan guru ngaji.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




