mhnews.id.- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Kapolda Jabar Irjen Suntana menyerahkan paket bantuan sembako kepada 2.000 nelayan yang terdampak kenaikan harga BBM.
Bantuan sembako dari Polda Jabar untuk nelayan Indramayu itu diserahkan di Taman Laut Karangsong disaksikan langsung Bupati Indramayu, Nina Agustina.
Hadir pula Kapolres Indramayu, AKBP M. Lukman Syarif, Danlanal Cirebon, Dandim 0616 Indramayu Letkol ARM Andang Radianto, dan sejumlah pejabat terkait dari Provinsi Jawa Barat. Pembagian sembako tersebut dilakukan dalam rangka Bhakti Sosial Presisi, Kamis (15/9).
Kang Emil –sapaan akrab Gubernur Ridwam Kamil–, mengaku merasakan dampak kenaikan harga BBM ini, karenanya dia datang bersama Kapolda Jawa Barat dan Polres indramayu, dan Bupati Nina, untuk menguatkan masyarakat, terutama nelayan.
“Saya senang bisa hadir lagi di Indramayu, di tengah masyarakat nelayan dan petani. Semoga bantuan ini bisa sedikitnya meringankan beban masyarakat,” tutur Kang Emil.
Ditegaskan Kang Emil, bantuan sembako itu dari Polda Jabar, bukan dari Pemerintah Provinsi. Namun demikian gubernur juga punya program untuk membantu masyarakat nelayan dan petani.
“Bantuan sembako itu dari Polda Jabar, Pemprov sendiri akan memberikan bantuan tunai kepada nelayan dan petani. Kita sudah siapkan dananya sebanyak Rp 27 milyar,” katanya.
Mekanisme penyaluran dan penerima bantuan tunai dari Provinsi Jabar ini diserahkan kepada masing-masing pemerintah daerah. Nilainya masing-masing penerima Rp 50.000,00 selama 4 bulan.
Pada kesempatan ini sembako yang diberikan kepada nelayan, disebar di lima muara, yaitu Muara Karangsong, Eretanwetan, Eretankulon, nelayan Subang, dan nelayan Cirebon.
Kapolda Jawa Barat Irjen Suntana, berharap bantuan ini sedikitnya bisa meringankan beban masyarakat. “Semoga bermanfaat dan meringankan masyarakat,” harap Kapolda.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




