MHNEWS.id.- Kerja keras partai pengusung, turun langsung kepada masyarakat, dan mulai masifnya sosialisasi perlahan membuahkan hasil. Sebagai bukti elektabilitas Ganjar Pranowo merangkak naik.

Sebagaimana diketahui dalam beberapa bulan terakhir ini dalam bebagai survei elektabilitas calon presiden (capres) Ganjar Pranowo selalu berada di bawah capres Prabowo Subianto.

Namun hasil survei Litbang Kompas terbaru, elektabilitas capres dari PDIP, Ganjar Pranowo kini menyalip Prabowo. Walau pun perbedaan angkanya sangat tipis namun kenaikan elektabilitas Ganjar merupakan hal yang positif.

Litbang Kompas merilis hasil survei para bakal calon presiden (capres) terbaru. Hasilnya, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungguli dua pesaingnya yakni Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Dalam simulasi terbuka, elektabilitas Ganjar berada di angka 24,9 persen. Bacapres PDIP tersebut unggul tipis atas Prabowo Subianto yang mengantongi elektabilitas sebesar 24,6 persen. Sementara Anies Baswedan berada di angka 12,7 persen.

Ganjar pun saat ditanya soal hasil survei itu menilai bahwa survei belum final. Namun, dia menilai kepercayaan masyarakat harus disikapi dengan baik.

“Surveinya kan belum final. Ya kepercayaan masyarakat harus kita sikapi dengan baik gitu,” kata Ganjar di UGM, Selasa (22/8/2023).

Ganjar juga berpesan agar menghadirkan pemilu yang menyenangkan tanpa saling mengolok-olok.

“Yang penting kita hindari sesuatu yang saling mengolok-olok saling menjelekkan. Biar pemilunya menyenangkan,” ucapanya.

Adapun tingkat elektabilitas Ganjar itu, menurut catatan Litbang Kompas, naik dibanding Mei 2023 yang hanya 22,8 persen. Saat itu, Ganjar tertinggal 1,7 persen dari Prabowo. Sementara elektabilitas Prabowo disebut mengalami kemandekan karena hanya naik 0,1 persen.

Survei ini dilakukan dengan wawancara tatap muka pada 27 Juli-7 Agustus 2023. Litbang Kompas mewawancarai 1.364 responden di 38 provinsi yang tersebar di 331 desa/kelurahan di Indonesia.

Penulis: Wawan Idris