MHNEWS.ID.- Anggota DPRD Kabupaten Indramayu, Ruswa mengatakan Ramadan merupakan bulan penuh berkah yang mempunyai keunggulan dan kelebihan.

Sebagai bulan dilaksanakannya puasa sebulan penuh di siang hari, Ramadan harus menjadi sarana untuk memperbaiki diri.

“Momentum Ramadan ini menjadi sarana dan waktu atau madrasah bagi kita untuk perbaikan diri,” kata Ruswa, Rabu (4/2/2026).

Karena itu, Ruswa mengajak umat muslim untuk memaksimalkan momentum Ramadan untuk memperbaiki kualitas diri, terutama yang bersifat spiritualitas.

“Karena hakikatnya manusia diciptakan utamanya adalah ibadah, sehingga Ramadan lah sarana yang paling tepat untuk kita memperbaiki sisi spiritualitas,” jelas Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ini.

Dikatakan Ruswa, Ramadan sebagai madrasah untuk perbaikan diri setidaknya ada tiga hal yang dianggapnya sebagai kurikulum, yaitu sholat, Alquran, dan ibadah sosial.

Ruswa pun menjelaskan tiga perkara tersebut:

Pertama, sholat. Sholat harus menjadi ibadah yang mengalami perbaikan kualitas pada momentum Ramadan dan seterusnya. Sebab, sholat juga merupakan ibadah yang dibutuhkan.

Kedua, Alquran. Kitab suci umat Islam ini merupakan pedoman hidup. Alquran juga sangat berkaitan dengan Ramadan.

Sebab, Alquran diturunkan pada bulan suci Ramadan. Karena itu pula, Ramadan juga disebut Syahrul Qur’an atau bulan Alquran.

Hendaknya umat muslim pada momentum Ramadan dapat mengakrabkan diri dengan Alquran. Adapun pola pendekatannya beragam, yaitu membaca, memahami, dan  menghafalnya.

Ketiga, Ibadah sosial. Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan kepekaan diri terhadap masalah sosial. Sebagai contoh, membantu sesama pada Ramadan seperti berzakat, infak maupun sedekah dan lain sebagainya.

“Itu kurikulum sederhana yang idealnya menjadi fokus perbaikan bagi setiap mukmin yang melaksanakan ibadah di bulan Ramadan,” pungkas Ruswa.

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris