mhnews.id.- Seorang siswi SDN Karanganyar II, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu bernama Ajeng Kamaratih mengalami luka cukup serius akibat musibah yang menimpanya saat sedang bermain di lingkungan sekolahnya.
Musibah itu terjadi karena lingkungan sekolah yang sangat dekat dengan Jalan Raya. Bahkan SDN Karanganyar II memang hampir tidak memiliki halaman untuk bermain para siswanya. Akibatnya, para siswa sering bermain sampai ke badan jalan.
Kabar musibah yang menimpa Ajeng Kamaratih ini akhirnya sampai kepada Bupati Indramayu, Nina Agustina. Bupati Nina pun turut prihatin atas musibah tersebut. Orang nomor satu di Indramayu ini pun lantas mengutus Camat Pasekan untuk menyerahkan bantuan.
Camat Pasekan, Haryono pun lalu mengunjungi kediaman Ajeng Kamaratih, Selasa (24/01/2023). Camat Pasekan tidak sendirian, ia didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Baman. Mereka pun lalu menyerahkan bingkisan dan uang tunai dari Bupati Nina.
Kepada Ajeng dan orang tuanya, Camat Haryono menyampaikan salam dan doa dari Bupati Nina Agustina. Diharapkan Ajeng segera sembuh dan kembali belajar di sekolah bersama teman-teman lainnya.
“Bupati menyampaikan salam dan doa agar Ajeng lekas sembuh. Sedangkan bantuan diharapkan bisa bermanfaat untuk Ajeng dan seluruh keluarganya,” katanya saat dikonfimasi Diskominfo Indramayu, Selasa (24/1/2023).
Mengenai lingkungan SDN Karanganyar II yang dianggap rawan kecelakaan, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Baman mengatakan, pihaknya telah melakukan survei. Berdasarkan survei itu memang halam sekolah beririsan langsung dengan jalan raya.
SDN Karanganyar II bahkan memang hampir tidak memiliki halaman untuk bermain para siswanya. Jadi sangat wajar jika saat sedang istirahat pelajaran, para siswa akhirnya bermain sampai ke jalan raya walau pun hal ini sangat membahayakan.
“Solusinya SDN Karanganyar II harus dipindahkan, direlokasi ke tempat yang lebih aman dan nyaman bagi para siswa maupun guru. Hasil survei direncanakan SDN Karanganyer II akan kita relokasi ke Blok Rades,” katanya.
Penulis : Toyib
Editor : Wawan Idris




