MHNEWS.id.- Hasil ijtima ulama Indramayu yang salah satunya mengenai keputusan penetapan calon wakil presiden menjadi platform perjuangan DPC PKB Kabupaten Indramayu.

Hal itu diungkapkan Sekretaris DPC PKB Kabupaten Indramayu Akhmad Mujani Nur, S.H.I. saat ditemui di gedung DPRD Kabupaten Indramayu. “Ijtima ulama akan menjadi platform perjuangan PKB,” kata Mujani, Senin (29/5/2023).

Ia menuturkan ijtima ulama Kabupaten Indramayu menghasilkan rekomendasi-rekomendasi bukan semata persoalan capres atau cawapres bagi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Lebih dari itu, mengenai program-program sesuai dengan daerah masing-masing yang memungkinkan ada perbedaan PKB Indramayu dengan di daerah lain sesuai kondisi wilayahnya.

“Rekomendasi ijtima ulama kemarin itu kan isinya banyak. PKB sangat merespon dengan hasil ijtima kemarin. Bahwa apa yang menjadi keluh kesahnya ulama kemarin itu sebenarnya menjadi tanggung jawab PKB dan Pemerintah Kabupaten Indramayu,” ujarnya.

Ia menyebut keluh kesah hasil ijtima ulama tersebut salah satunya mengenai kesejahteraan terhadap kelompok keagamaan yang di dalamnya terdapat para ulama, ustadz, imam masjid dan musholla, guru ngaji serta lainnya.

“Yang itu tuh sejatinya bisa membuat generasi Kabupaten Indramayu punya akhlak, punya iman keagamaan yang kuat, yang akan menjadi pemimpin Kabupaten Indramayu,” ucapnya.

Ia pun meyakini Bupati Indramayu merespon baik hal tersebut. Karena, menurutnya, program-program Bupati Indramayu selaras dengan program PKB Indramayu.

“Eksekutif penyelenggara pemerintahan, legislatif penyelenggara pemerintahan, sama. Jadi, ketika ada keluh-kesah, ketika ada aspirasi yang disampaikan, ya kita harus follow-up bareng-bareng,” tuturnya.

Keselarasan tersebut, katanya, di antaranya seperti beberapa waktu lalu telah terwujudnya Perda Pesantren atas inisiatif Fraksi PKB DPRD yang disambut baik Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Namun, dalam hal ini pihaknya masih menuggu eksekutif untuk menerbitkan Peraturan Bupati Indramayu sebagai turunan dari Perda Pesantren.

“Karena perjuangan ijtima ulama kemarin itu memang ada korelasi antara apa yang menjadi keinginan ulama Kabupaten Indramayu dengan Perbup nanti yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam hal ini Bupati,” ungkapnya.

Pihaknya pun meyakini respon positif dari eksekutif yang tinggal menuggu waktu untuk menerbitkan Perbup tersebut. “Tapi yang jelas, saya lihat platform-nya sama antara keinginan ulama dan pemerintah hari ini,” pungkasnya.

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris