MHNEWS.id.- Hampir semua lembaga survei merilis elektabilitas calon presiden (capres) Ganjar Pranowo digeser Prabowo Subianto dan Anies Baswedan ke posisi kedua dan bahkan ketiga.

Elektabilitasnya merosot karena publik kecewa, Gubernur Jawa Tengah ini dinilai publik sebagai penyebab batalnya Piala Dunia U-20 digelar di Indonesia. Diketahui, Ganjar memang termasuk yang menolak kehadiran Israel bertanding di Indonesia dalam ajang pilala U-20 itu.

Namun elektabilitas Ganjar Pranowo kembali naik ke posisi teratas dengan elektabilitas 34 persen. Indikator Politik Indonesia merilis survei elektabilitas calon presiden 2024 simulasi tiga nama.

Hasilnya, Ganjar Pranowo memiliki elektabilitas tertinggi yakni 34 persen, diikuti Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Survei ini digelar pada 11-17 April 2023 terhadap 1.220 responden. Survei dilakukan dengan cara wawancara tatap muka oleh pewawancara yang terlatih.

Pemilihan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling. Adapun margin of error survei +/- 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei ini dilakukan sebelum PDIP mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024 dari PDIP. Diketahui, PDIP mendeklarasikan Ganjar sebagai capres pada 21 April 2023.

Responden diberi pertanyaan ‘Jika pemilihan presiden diadakan sekarang, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih sebagai presiden di antara nama-nama berikut?’. Hasilnya, Ganjar menempati posisi tertinggi dengan angka 34 persen.

“Jadi saya mengatakan meskipun ada dinamika di bulan April , tapi ketiga calon masih memiliki potensi unggul artinya 3 nama ini tidak ada yang menang satu putaran,” kata peneliti utama Indikator, Burhanuddin Muhtadi dalam konferensi pers secara virtual, Minggu (30/4/2023).

Berikut ini elektabilitas simulasi 3 nama capres:
Ganjar Pranowo 34,0 persen
Prabowo Subianto 31,7 persen
Anies Baswedan 25,2 persen
TT/TJ 9,1 persen

Kemudian survei indikator menyodorkan simulasi 35 nama semi terbuka. Hasilnya, nama Ganjar berada paling atas diikuti Prabowo dan Anies Baswedan.

“Responden mengerucut ke nama-nama ini, Ganjar 27,5 persen unggul tidak signifikan dibanding peringkat kedua Prabowo Subianto, Anies Baswedan di peringkat ke tiga top 3 yang double digit,” kata Burhanuddin.

Penulis: Wawan Idris