mhnews.id.- Setelah terlambat sampai empat bulan lamanya, 96 pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang selesai masa tugas pada Mei 2022 menerima kadeudeuh atau bantuan purna tugas, yang secara simbolis diserahkan Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Drs. Rinto Waluyo, M.Pd.
Penyerahan uang kadeudeuh yang berasal dari iuran para ASN semasa aktifnya itu dilaksanakan di aula Badan Keuangan Daerah, Rabu (22/9). Pada masa Bupati H. Irianto M.S. Syafiuddin (Yance) sampai Bupati Taufik Hidayat uang kadeudeuh ini diserahkan selalalu tepat waktu.
“Pada masa itu mah uang kadeudeuh selalu diterima tepat waktu. Sekarang mah harus nunggu sampai empat bulan. Entah kenapa, kita juga tidak tahu penyebabnya. Padahal uang kadeudeuh itu sangat berarti buat kami-kami yang pensiunan,” ungkap beberapa pensiunan.
Diungkapkan, saat ini masih banyak pensiunan yang belum menerima uang kadeudeuh. Mereka yang pensiun Juni-Agustus 2022 dipastikan belum menerima. Jumlah pensiunannya juga cukup banyak. Mereka juga tidak tahu kapan akan menerima uang kadeudeuh itu.
“Uang kadeueuh ini merupakan terobosan berani Bupati Yance sekaligus sebagai bentuk keperpihakan dan simpatiknya kepada para pensiunan. Karena dinilai sangat baik banyak Kabupaten/Kota yang mengadopsi kebijakan ini,” ungkapnya lagi.
Rinto mengatakan uang kadeudeuh merupakan salah satu bentuk terima kasih Pemerintah Kabupaten Indramayu kepada pensiunan yang telah mengabadikan diri kepada negara. Disebutkan, rata-rata masa pengabdian mereka variatif antara 30-40 tahun.
Uang kadeudeuh ini sangat istimewa karena belum tentu ada di daerah lain. Pasalnya, hal itu tak dianggarkan dalam APBD, melainkan dari iuran ASN untuk ASN yang diserahkan ketika sudah pensiun atau purna tugas. Besaran uang kaduedeuh masing-masing pensiunan Rp 20.000.000,00.
“Mudah-mudahan kadeudeuh ini bisa dimanfaatkan untuk dirinya maupun keluarganya,” ucap Rinto.
Penulis: Rohman




