MHNEWS.id.- Anak adalah amanah bagi setiap orang tua. Sudah kewajibannya untuk mendidik anak jadi manusia yang saleh dan produktif.
Setiap orang tua memiliki cara mendidik anak mereka sendiri, disesuaikan dengan latar belakang dan kebutuhan anak. Tapi, penting bagi orang tua muslim untuk mendidik anak dengan cara islami.
Dikutip dari m.dream.co.id, cara mendidik anak secara islami memang tidak mudah, butuh kesabaran dan pola asuh yang tepat. Tidak sedikit orang tua mengalami kesulitan dan merasa kewalahan saat menghadapi anak-anak.

Ilustrasi mendidikan anak secara Islam. Foto: dok. dream.co.id
Dalam Islam, mendidik anak jadi saleh tidak hanya untuk kebaikan anak kelak, tapi juga untuk kebaikan orang tua dan orang lain di sekitarnya.
Seperti yang diriwayatkan Abu Dawud, “Ketika seseorang meninggal, tindakannya tidak akan dilanjutkan kecuali dengan tiga hal, sedekah, pengetahuan bermanfaat, dan seorang anak saleh berdoa untuknya.” Inilah pentingnya mendidik anak agar jadi anak saleh yang jujur dan bertanggung jawab.
Ada lima prinsip dasar mengasuh anak dalam Islam yang bisa dilakukan oleh orang tua agar anak jadi pribadi yang bermanfaat, saleh, dan bertanggung jawab, yaitu:
Pertama, anak itu suci. Ketika anak melakukan kesalahan, cara ini penting untuk dilakukan. Perlu kita ingat sejak anak lahir, kalau mereka masih suci, polos, dan berbeda dengan orang dewasa.
Perilaku manusia dapat dibedakan menjadi dua, perilaku yang dipengaruhi oleh karakter internalnya dan perilaku yang dipengaruhi oleh situasi sosialnya.
Dua macam perilaku manusia tersebut, juga terjadi pada anak-anak. Anak-anak dilahirkan dalam keadaan suci, murni, tanpa dosa, dan memiliki kecenderungan untuk melakukan kebaikan.
Apabila dalam masa pertumbuhannya ia tidak dididik dengan baik, bisa jadi perilaku anak akan berubah karena pengaruh eksternal di lingkungannya.
Cara mendidik anak agar ia tetap terjaga dari lingkungan yang kurang baik, bisa dimulai dari orang tua dan lingkup rumah terlebih dahulu.
Misalnya, ketika anak melakukan kesalahan, jangan dikasari apalagi melakukan hukuman fisik, karena anak-anak cenderung berperilaku meniru apa yang ia lihat dengar dan rasakan. Ciptakan lingkungan keluarga yang ramah dan penuh kasih sayang. (bersambung)
Penulis: Nia Herlina




