mhnews.id.- Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah, Andri Mohamad Soleh menegaskan jika selama ini pihaknya bekerja sesuai dengan tugas, fungsi, dan aturan yang berlaku, termasuk dalam hal memberikan pelayanan dan fasilitas kepada Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim.
Sebagaimana diketahui Lucky Hakim mengekspos di media sosial mengenai ‘pembatasan’ hak-haknya sebagai pejabat (Wakil Bupati). Ia mengaku sudah tidak memiliki ajudan, asisten, bahkan akses ke ruang kerjanya.
Pengakuannya itu tersebar di media sosial dan kemudian menjadi berita yang sangat viral di berbagai media, baik cetak, online, bahkan televisi. Apalagi Lucky bahkan sempat menantang DPRD Indramayu untuk memanggilnya.
Kepala Bagian Umum Setda Indramayu, Andri Mohamad Soleh ketika dikonfirmasi sejumlah media, termasuk mhnews.id, Senin (19/9) mengatakan persoalan ini menjadikan posisi dirinya dan seluruh staf di Bagian Umum dalam situasi yang dilematis.
Dikatakan seluruh staf semata-mata hanya menjalankan tugas sesuai fungsi dan aturan yang berlaku, baik persoalan surat, fasilitas ruang kerja, maupun penugasan staf untuk Wakil Bupati Lucky. “Kami menjalankan tugas sesuai fungsi dan aturan saja, tidak ingin memasuki wilayah politik,” tegasnya.
Sementara mengenai undangan rapat paripurna, dijelaskannya surat undangan untuk Wabup Lucky itu diletakkan di mejanya. “Undangan itu ditaro di meja Pak Lucky. Kami distribusikan sesuai mekanisme yang berlaku,” kata Andri.
Sebelumnya sempat viral pernyataan Wabup Lucky Hakim melalui IG dan sejumlah media, jika ketidakhadirannya di acara acara DPRD bukan mangkir tetapi karena tidak pernah menerima surat undangan.
Hal sama saat rapat paripurna DPRD Jumat lalu, Lucky juga mengaku tidak mendapat undangan. Namun karena merasa diundang melalui media Wabup Lucky akhirnya menghadiri rapat paripurna tersebut.
Wabup Lucky lalu memastikan ada tidaknya undangan itu ke Sekretariat Dewan. Setelah dicek, ternyata memang benar undangan untuk dirinya sesuai buku ekspedisi sudah diterima bagian penerima surat di Bagian Umum Setda.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




